Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Resmi Listing, Jatis Mobile (JATI) Targetkan Pendapatan Naik di Atas 5 Persen pada 2023

PT Informasi Teknologi Indonesia (JATI) atau Jatis Mobile yang baru saja listing hari ini, menargetkan pendapatan naik hingga lebih dari 5 persen pada 2023.
Chief Executive Officer Jatis Mobile (JATI) Erik Rivai Ridzal usai pencatatan saham JATI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/5/2023). JIBI-Annisa Kurniasari Saumi.
Chief Executive Officer Jatis Mobile (JATI) Erik Rivai Ridzal usai pencatatan saham JATI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/5/2023). JIBI-Annisa Kurniasari Saumi.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten teknologi PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk. (JATI) atau Jatis Mobile yang baru saja listing di Bursa hari ini, (8/5/2023) menargetkan pertumbuhan pendapatan dapat mencapai lebih dari 5 persen di tahun 2023.

Chief Executive Officer Jatis Mobile Erik Rivai Ridzal mengatakan pihaknya memperkirakan pertumbuhan kinerja pendapatan JATI tidak akan terlalu jauh dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Indonesia tumbuh 5 persen, kami harap JATI bisa tumbuh lebih dari 5 persen," kata Erik di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/5/2023).

Hingga September 2022, JATI membukukan pendapatan senilai Rp371,8 miliar, naik 49,07 persen dibandingkan kuartal III/2021 sebesar Rp249,4 miliar.

Sementara itu, laba bersih JATI hingga kuartal III/2022 tercatat sebesar Rp20,3 miliar, naik 147,07 persen dari Rp8,2 miliar secara tahunan.

Sebagaimana diketahui, JATI menawarkan sebanyak 652,5 juta saham baru atau sebesar 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

JATI mematok harga initial public offering (IPO) Rp100 per saham, sehingga perseroan meraup dana segar senilai Rp65,25 miliar dalam IPO ini.

Erik mengatakan dana IPO ini sebesar 23 persen akan digunakan untuk pengembangan teknologi AI untuk 500 korporasi yang merupakan klien perseroan. Sementara itu, 20  persen dana IPO akan digunakan JATI untuk mengembangkan market place berbasis aplikasi What'a App.

"Kami akan siapkan yang namanya self on-boarding ke merchant, dan akan kami launch dua atau tiga bulan ke depan," ujar Erik.

Sebagaimana diketahui, JATI beroperasi dan berkompetisi di pasar messaging service, baik SMS Broadcast, maupun WhatsApp API melayani pasar di Indonesia dan negara-negara di Asia.

JATI terus berkolaborasi dengan seluruh perusahaan operator di Indonesia untuk layanan SMS Broadcast dan berkolaborasi dengan Meta Platform, Inc. untuk layanan WhatsApp Business API, dengan pengguna layananya sebanyak 178 juta pengguna. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper