Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Saham ACES, ADRO & KLBF saat IHSG Berpeluang Rebound ke 7.617

IHSG berpeluang rebound menuju level 7.617 pada perdagangan hari ini, Senin (18/3/2024). MNC Sekuritas rekomendasikan saham ACES, ADRO hingga KLBF pagi ini.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound menuju level 7.617 pada perdagangan hari ini, Senin (18/3/2024), setelah terkoreksi pada penutupan perdagangan pekan lalu. Saham ACES, ADRO, BMRI dan KLBF dapat dicermati oleh investor hari ini.

Tim analis MNC Sekuritas menyatakan IHSG anjlok 1,42% ke level 7.328 pada penutupan perdagangan pekan lalu, Jumat (15/3/2024), disertai dengan munculnya volume penjualan. IHSG pun telah menutup gap yang berada di rentang 7.331-7.334.

"Pada label hitam, posisi IHSG saat ini sedang membentuk wave iii dari wave (iii) sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7.500-7.617," kata Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian.

Namun demikian, lanjut MNC Sekuritas, pada label merah, penguatannya akan cenderung terbatas ke 7.500 untuk membentuk wave (b) dari wave [iv] dan selanjutnya akan terkoreksi kembali ke area 7.238.

Adapun level support pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 7.238, 7.197, sedangkan level resistansi berada pada rentang 7.444, 7.492.

Saham-saham yang menjadi rekomendasi MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah:

ACES - Buy on Weakness

Saham ACES terkoreksi 0,60% ke 835 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama ACES masih mampu berada di atas 800 sebagai stoplossnya, maka posisi ACES sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3. Hal tersebut berarti, koreksi ACES akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

  • Buy on Weakness: 810-830
  • Target Price: 860, 915
  • Stoploss: below 800

ADRO - Spec Buy

Saham ADRO terkoreksi 0,37% ke 2,660 disertai dengan tingginya volume penjualan. Selama ADRO masih mampu berada di atas 2,590 sebagai stoplossnya, maka posisi ADRO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave v dari wave (c) dari wave [x]. Hal tersebut berarti, ADRO masih berpeluang menguat.

  • Spec Buy: 2,610-2,640
  • Target Price: 2,730, 2,820
  • Stoploss: below 2,590

BMRI - Buy on Weakness

Saham BMRI terkoreksi ke 7,400 disertai tingginya volume penjualan. Saat ini, posisi BMRI diperkirakan sedang berada di wave iii dari wave (v) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, meskipun terkoreksi akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

  • Buy on Weakness: 7,250-7,375
  • Target Price: 7,625, 7,750
  • Stoploss: below 7,150

KLBF - Buy on Weakness

Saham KLBF terkoreksi 0,35% ke 1,430 namun disertai dengan munculnya volume pembelian. Posisi KLBF saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave (v) dari wave [c], sehingga koreksi KLBF relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

  • Buy on Weakness: 1,390-1,415
  • Target Price: 1,530, 1,615
  • Stoploss: below 1,370

___________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper