Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham TLKM, AMRT, hingga INKP Tekan Indeks Bisnis-27

Indeks Bisnis-27 dibuka melemah bersama dengan pelemahan IHSG akibat tekanan saham TLKM, AMRT, hingga INKP.
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Rabu (30/8/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Rabu (30/8/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 dibuka di zona merah dengan melemah 0,36% ke level 580,03 pada perdagangan awal pekan, Senin (11/12/2023). Indeks Bisnis-27 dibuka melemah bersama dengan pelemahan IHSG.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia ini turun 0,36% sesaat setelah pembukaan. Indeks bergerak di kisaran 578,22 hingga 580,49.

Dari 27 konstituen, terdapat 7 saham yang dibuka di zona hijau, 3 saham stagnan, dan 17 saham lainnya dibuka di zona merah.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) memimpin pelemahan indeks dengan turun 2,03% atau 80 poin ke level Rp3.860. Selanjutnya, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turun 1,51% ke level Rp1.635.

Emiten lainnya yang melemah di antaranya AMRT, INKP, KLBF, dan ICBP yang melemah masing-masing 1,40%, 0,92%, 0,91%, dan 0,91%.

Sementara itu, saham-saham yang menguat dipimpin oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang naik 4,57% atau 80 poin ke level Rp1.830. Disusul PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) yang naik 1,17% ke level Rp2.590, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yang naik 1,10% ke Rp915 per saham.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada Senin (11/12/2023) ke level 7.159. IHSG melanjutkan pelemahan ke zona merah sesaat setelah pembukaan, dengan turun 0,24% ke level 7.142.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada rentang 7.135-7.160.

Tercatat, 181 saham menguat, 136 saham melemah, dan 234 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau pada posisi Rp11.473 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper