Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

10 Saham Paling Banyak Diborong Investor Asing, BBNI hingga TLKM

Saham BBNI, BBCA, FILM hingga TLKM menjadi buruan investor asing saat IHSG hari ini ditutup melemah.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah saham big cap khususnya sektor perbankan masih mencatatkan aksi beli bersih investor asing (net buy) sekalipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah hari ini, Selasa (3/10/2023).

IHSG hari ini berakhir terkoreksi 0,30 persen atau 20,57 poin ke 6.940,88. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di rentang 6.940,88-6.992,62. Sebanyak 193 saham menguat, 331 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Berdasarkan data RTI, investor asing hari ini mencatatkan net buy Rp170,64 miliar di seluruh pasar.

Sementara itu, di bursa saham Wall Street, Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 turun lebih dari 1 persen pada awal perdagangan Selasa waktu setempat setelah data ekonomi terbaru terkait tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Data menunjukkan jumlah lowongan kerja yang tersedia naik menjadi 9,61 juta pada Agustus 2023 dari sebelumnya kurang dari 9 juta pada Juli 2023, menurut Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja Biro Statistik Tenaga Kerja (JOLTS) . Angka yang lebih tinggi dari perkiraan mendorong pedagang berjangka (swap) untuk meningkatkan taruhan pada kenaikan suku bunga Federal Reserve untuk Desember mendatang.

Mengutip Bloomberg, imbal hasil (yield) obligasi AS bertenor 30 tahun diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak tahun 2007, dan suku bunga tenor 10 tahun mencapai di atas 4,75 persen, memicu kembali prediksi bahwa suku bunga obligasi acuan tersebut mencapai 5 persen.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah West Texas Intermediate tampak goyah, diuji US$89 per barel sementara indeks dolar mencapai level tertinggi dalam 10 bulan.

“Kekuatan berita ini sangat mengesankan dan tentunya menjadi pertanda baik bagi kekuatan yang sedang berlangsung di pasar tenaga kerja AS,” tulis Ian Lyngen, kepala strategi suku bunga AS di BMO Capital Markets.

Menurutnya meskipun data tenaga kerja tersebut berasal dari bulan Agustus, investor masih menafsirkan hal ini sebagai konfirmasi lebih lanjut bahwa perekonomian AS dapat menahan biaya pinjaman riil yang tinggi.

Di antara saham-saham penggerak pasar saham hari ini, saham HP Inc. menguat setelah analis Bank of America menaikkan peringkat buy untuk saham produsen laptop tersebut.

10 Saham Paling Laris Dibeli Asing, Selasa 3 Oktober 2023:

  1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI): net foreign buy Rp162,6 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA): net foreign buy Rp159 miliar
  3. PT MD Pictures Tbk. (FILM): net foreign buy Rp121,2 miliar
  4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM): net foreign buy Rp97,6 miliar
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): net foreign buy Rp36,6 miliar
  6. PT Indah Kita Pulp & Paper Tbk. (INKP): net foreign buy Rp14,9 miliar
  7. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO): net foreign buy Rp12,8 miliar
  8. PT Charoen Pokhpand Indonesia Tbk. (CPIN): net foreign buy Rp9,8 miliar
  9. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN): net foreign buy Rp8,2 miliar
  10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP): net foreign buy Rp7,2 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper