Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Transaksi Saham di BEI Turun Jadi Rp12,4 Triliun dalam Sepekan

Nilai transaksi saham di pasar modal mengalami penurunan 4,73 persen menjadi Rp12,41 triliun.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 19 November 2022  |  06:15 WIB
Transaksi Saham di BEI Turun Jadi Rp12,4 Triliun dalam Sepekan
Karyawati mengamati pergerakan harga saham di kantor PT Mandiri Sekuritas di Jakarta, Rabu (9/11/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai transaksi saham di pasar modal mengalami penurunan 4,73 persen menjadi Rp12,41 triliun.

Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 14 hingga 18 November 2022 menunjukkan rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga mengalami perubahan sebesar 4,73% menjadi Rp12,419 triliun dari Rp13,035 triliun pada pekan sebelumnya.

Penurunan pada nilai transaksi saham ikut berimbas pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya indeks komposit turun 0,10 persen atau berada pada level 7.082,181 pada penutupan pekan ini dari level 7.089,206 saat penutupan yang pekan lalu.

Akibatnya rata-rata transaksi frekuensi saham ikut terkoresi 5,23 persen  menjadi 1,23 juta transaksi selama sepekan dari 1,30 pada sepekan lalu. Rata-rata volume transaksi Bursa pekan ini turut berubah 14,19 persen menjadi 18,274 miliar saham dari 21,295 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Di sisi lain, peningkatan terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa sebesar 0,04 persen menjadi Rp9,47 triliun dari Rp9,46 triliun pada pekan sebelumnya.

Adapun investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp667,94 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp77,489 triliun.

Analis Teknikal Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG kemungkinan melanjutkan pola bullish yang sudah terbentuk sejak awal bulan Oktober 2022. Namun, hal ini hanya berlaku jika IHSG mampu menyentuh level 7.137.

Ivan mengatakan jika syarat tersebut terpenuhi, maka IHSG berpeluang menuju level 7.200-7.240 pada awal pekan depan.

"Jika IHSG menguat ke atas 7137 maka akan mengonfirmasi bullish continuation dengan peluang menuju 7.200-7.240," ujar Ivan kepada Bisnis pada Jumat (18/11/2022).

Jika IHSG mampu melanjutan tren bullish, maka Ivan merekomendasikan buy on weakness pada saham perbankan seperti BBCA, dan BBRI dengan target harga per saham masing-masing 9.300, dan 4.850.

Kemudian untuk sektor industri, Ivan merekomendasikan ASII, dan HEXA dengan target saham masing-masing 6.500, dan 5.750. Sementara untuk sektor teknologi GOTO mendapat rekomendasi dengan target harga 240.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham bei Goto
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top