Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Emas Turun Gara-gara Komentar Pejabat The Fed, Simak

Harga emas merosot pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB dipicu komentar hawkish pejabat Federal Reserve (Fed) yang mendorong prospek kenaikan suku bunga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 November 2022  |  06:45 WIB
Harga Emas Turun Gara-gara Komentar Pejabat The Fed, Simak
Karyawan menunjukkan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas merosot pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB dipicu komentar hawkish pejabat Federal Reserve (Fed) yang mendorong prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, jatuh  0,49 persen menjadi US$1.754,40 per ounce. Pada minggu ini kontrak paling aktif mencatat kerugian 0,9 persen setelah naik lebih dari 5,0 persen minggu lalu.

Di sisi lain, dolar AS bergerak lebih tinggi pada Jumat (18/11/2022) karena pelaku pasar bertaruh pada kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata utama lainnya, naik 0,22 persen menjadi 106,9300.

Keuntungan awal pekan ini dengan cepat terpotong oleh penguatan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah, setelah banyak pembicara Fed menyatakan bahwa sementara bank sentral akan menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih lambat dalam beberapa bulan mendatang, itu jauh dari menghentikan kenaikan suku bunga.

Presiden The Fed St Louis James Bullard mengatakan pada Kamis (17/11/2022) bahwa suku bunga acuan kebijakan Fed mungkin perlu naik lebih jauh dari yang diantisipasi investor, menyatakan mungkin perlu naik sejauh 7,0 persen, yang menakuti pasar saham dan obligasi. Dia mengatakan bahwa minimal, suku bunga kebijakan Fed harus mencapai 5,0 persen.

Komentarnya muncul setelah data penjualan ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan minggu ini, menunjukkan bahwa inflasi kemungkinan akan tetap membandel dalam waktu dekat.

"Emas sedikit berkilau (pada Jumat pagi) karena dolar melemah, memulihkan beberapa penurunan sesi sebelumnya di tengah komentar hawkish tentang suku bunga dari pejabat Fed," tulis Analis Riset Senior FXTM, Lukman Otunuga dikutip dari Antara (19/11/2022).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 2,2 sen atau 0,1 persen, menjadi ditutup pada 20,997 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 7,20 dolar AS atau 0,73 persen menjadi ditutup pada 984,30 dolar AS per ounce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Emas Antam emas Kebijakan The Fed
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top