Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wall Street Ditutup Turun, Jerome Powell Bersiap Menghadap Kongres AS

Investor akan menyoroti kesaksian dua hari Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres AS mulai Rabu.
Karyawan berada di Bursa Efek New York (NYSE) di New York, AS, Senin (27/6/2022). Bloomberg/Michael Nagle
Karyawan berada di Bursa Efek New York (NYSE) di New York, AS, Senin (27/6/2022). Bloomberg/Michael Nagle

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street, New York melemah pada akhir perdagangan Selasa (20/6/2023) waktu setempat karena investor melakukan aksi ambil untung setelah pasar reli di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan global.

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (21/6/2023), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,72 persen atau 245,25 poin ke 34.053,87, S&P 500 tergelincir 0,47 persen atau 22,88 poin ke 4.388,71, dan Nasdaq terkoreksi 0,16 persen atau 22,28 poin ke 13.667,29.

Saham-saham perusahaan minyak raksasa seperti Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp membebani S&P 500 dan Dow Jones.

Aksi jual luas terjadi setelah penguatan beruntun mingguan terpanjang Nasdaq sejak Maret 2019, dan S&P 500 terpanjang sejak November 2021. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, indeks S&P 500 telah naik 20 persen dalam dua belas bulan terakhir, dan lebih dari 14 persen sepanjang tahun ini.

"Pasar sedang mencoba menguji apakah kenaikan baru-baru ini akan bertahan, Pasar berjalan dalam siklus dan reli terbaru telah mengejutkan banyak orang." kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth, mengutip Reuters, Rabu (21/6/2023). 

Adapun saham-saham dari produsen kendaraan listrik Rivian Automotive Inc dan Tesla Inc melaju setelah Rivian mengumumkan telah setuju untuk mengadopsi standar pengisian Tesla.

Pada bagian lain, PayPal Holdings naik setelah KKR & Co setuju untuk mengakuisisi perusahaan paylater berbasis di Eropa itu hingga 40 miliar euro atau setara US$43,71 miliar

Saham Nike terpantau tergelincir setelah Morgan Stanley mengatakan pihaknya memprediksi tekanan margin yang timbul dari kelebihan persediaan perusahaan.

Saham Alibaba Group yang terdaftar di AS turun setelah perusahaan e-commerce mengumumkan Daniel Zhang akan mundur dari perannya sebagai CEO dan fokus pada divisi cloud perusahaan.

Saham Adobe Inc jatuh menyusul laporan bahwa regulator antimonopoli Eropa sedang bersiap untuk menyelidiki kesepakatan perusahaan untuk membeli platform desainer berbasis cloud Figma.

Investor akan menyoroti kesaksian dua hari Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres, dimulai dengan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada Rabu, yang akan diteliti untuk petunjuk mengenai berapa lama bank sentral akan mempertahankan kebijakan pembatasan moneternya.

"The Fed tidak memberikan banyak waktu untuk kenaikan ini berdampak nyata pada perekonomian. Saya tidak tahu apa yang dilihat The Fed yang tidak dilihat oleh kita semua. Inflasi tidak merajalela seperti dulu. Kita telah melihatnya di toko kelontong dan di SPBU," kata Pavlik.

Kekhawatiran atas perlambatan permintaan global tampak lebih besar setelah China memangkas suku bunga pinjamannya lantaran permintaan yang lesu, yang mengimbangi lonjakan 21,7 persen dalam pembangunan perumahan, lompatan bulanan terbesar dalam tiga puluh tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Sumber : Bloomberg/Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper