Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rupiah Terus Menguat Ke Rp14.902, Sampai Mana Mata Uang Garuda Melaju?

Mata uang rupiah ditutup menguat ke posisi Rp14.902 per dolar AS pada penutupan hari ini, Senin (10/4/2023).
Masyarakat memperlihatkan uang pecahan rupiah baru setelah melakukan penukaran di Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil Bank Indonesia (BI) di Parkir TImur, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/4/2023). ANTARA/Muhammad Heriyanto
Masyarakat memperlihatkan uang pecahan rupiah baru setelah melakukan penukaran di Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil Bank Indonesia (BI) di Parkir TImur, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/4/2023). ANTARA/Muhammad Heriyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Mata uang rupiah ditutup menguat ke posisi Rp14.902 per dolar AS pada penutupan hari ini, Senin (10/4/2023). Penguatan rupiah terjadi kala indeks dolar melemah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,07 persen atau 10,5 poin ke posisi Rp14.902 di hadapan dolar AS. Sementara indeks dolar terpantau turun 0,07 persen ke level 102,02.

Bersamaan dengan rupiah beberapa mata uang kawasan Asia yang ditutup menguat terhadap dolar AS adalah peso Filipina naik 0,15 persen, dolar Singapura naik 0,05 persen, dan yen Jepang naik 0,02 persen.

Sementara itu, mata uang yang melemah adalah baht Thailand turun 0,37 persen, won Korea Selatan turun 0,21 persen, ringgit Malaysia turun 0,15 persen, yuan China turun 0,07 persen, rupee India turun 0,04 persen, dan dolar Taiwan turun 0,01 persen.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan peningkatan pekerjaan menunjukkan the Fed kemungkinan harus menaikkan suku bunga lagi pada bulan depan. Adapun sebelum adanya laporan pekerjaan, tingkat pasar berjangka telah bertaruh bahwa the Fed akan berhenti menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan Mei 2023.

“Pasar sekarang memperkirakan peluang 70 persen bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin di bulan Mei. Meskipun beberapa penurunan suku bunga juga telah diperhitungkan pada akhir tahun,” ujar Ibrahim dalam riset, Senin (10/4/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan data nonfarm payrolls AS meningkat 236.000 pada Maret 2023 atau sejalan dengan perkiraan 239.000. Ssementara data untuk februari menunjukkan 326.000 pekerjaan ditambahkan.

Sementara itu, tingkat pengangguran turun dari 3,6 persen menjadi 3,5 persen pada Februari 2023. Penghasilan rata-rata per jam juga meningkat 0,3 persen pada Maret 2023. Sebelumnya penghasilan rata-rata per jam naik 0,2 persen pada Februari 2023.

“Likuiditas telah menipis dalam beberapa jam setelah rilis nomor pekerjaan menjelang akhir pekan Paskah. Beberapa pasar Eropa juga tutup pada hari Senin,” tuturnya.

Dia mengatakan setelah keluarnya data nonfarm payrolls, investor fokus pada indeks harga konsumen (CPI) AS untuk Maret 2023. Reuters melakukan survei terhadap para ekonom dan memperkirakan IHK inti mencapai 0,4 persen pada bulan lalu dan 5,6 persen pada basis tahun ke tahun.

Dari dalam negeri, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) saling membantu agar inflasi Indonesia dapat terkendali. Pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah dengan BI sudah menunjukkan hasil positif dengan turunnya inflasi menjadi di bawah 5 persen pada Maret 2023.

Dia menyebut para pemangku kebijakan mengapresiasi BI yang aktif melakukan operasi pasar sehingga masyarakat memiliki akses terhadap harga yang terjangkau. Pemerintah juga menginstruksikan seluruh bupati dan walikota aktif untuk mendorong subsidi transportasi dari daerah penghasil ke daerah konsumen sebagai salah satu langkah pengendalian inflasi.

“Pengendalian inflasi sangat penting karena beberapa faktor, diantaranya tingkat inflasi di dunia yang masih tinggi, untuk memastikan pasokan dan distribusi, serta mengantisipasi faktor cuaca dan musiman seperti Lebaran dan akan adanya el nino,” jelasnya.

Adapun BI disebut optimistis dengan pengendalian inflasi yang sudah dilakukan. Inflasi Indonesia mencapai angka 3,5 persen dan inflasi pangan berada di bawah 5 persen pada September 2023.

Dengan demikian, pemerintah dan BI optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai di atas 5 persen seiring kinerja ekonomi domestik masih solid sepanjang 2023.

Ibrahim memproyeksikan rupiah dibuka berfluktuatif pada perdagangan besok. Namun, ditutup melemah pada rentang Rp14.880 hingga Rp14.490.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper