Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sunindo Pratama (SUNI) Transfer Dana IPO Rp75 Miliar ke Anak Usaha

PT Sunindo Pratama Tbk. (SUNI) memberikan fasilitas pinjaman kepada anak usahanya, yakni PT Rainbow Tubulars Manufacture senilai Rp75 miliar
Sunindo suni ipo
Sunindo suni ipo

Bisnis.com, JAKARTA —- PT Sunindo Pratama Tbk. (SUNI) memberikan fasilitas pinjaman kepada anak usahanya, yakni PT Rainbow Tubulars Manufacture senilai Rp75 miliar dari hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Berdasarkan keterbukaan informasi, SUNI memberikan pinjaman kepada RTM senilai Rp75 miliar dengan jangka waktu 5 tahun sampai 2027. Bunga dari pinjaman ini sebesar 9 persen per tahun dari jumlah pinjaman selama 24 bulan sejak tanggal penandatanganan, yakni 13 Januari 2023. 

“Setelah lewatnya periode 24 bulan tersebut, maka perseroan selaku kreditur dapat melakukan peninjauan kembali dan melakukan penyesuaian atas tingkat suku bunga sebagaimana disebutkan di atas dan akan memberitahukan secara tertulis kepada RTM selaku debitur,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (17/1/2023).

Pinjaman Rp75 miliar tersebut akan digunakan oleh RTM untuk melunasi sebagian utang usaha kepada supplier dan memperkuat modal kerja. Adapun kepemilikan saham SUNI dalam RTM mencapai 99,96 persen.

Selain itu, Komisaris Utama SUNI Soe To Tie Lin juga menjabat sebagai Komisaris Utama RTM. Soe To Tie Lin tercatat memegang 1,61 miliar saham SUNI atau setara 64,60 persen. Soe To Tie Lin juga merupakan pemegang saham pengendali SUNI, sehingga secara tidak langsung ia juga pemegang saham pengendali RTM.

SUNI menyebut pembayaran utang RTM dalam jangka waktu pembayaran pendek diyakini dapat meningkatkan kekuatan tawar menawar RTM terhadap pemasok. Hal ini dapat membuat RTM memperoleh harga beli yang lebih baik dari pemasok.

Selain itu, pembelian persediaan dilakukan untuk menjaga stok bahan baru dan mengurangi potensi fluktuasi harga bahan baku. Hal ini membuat RTM dan SUNI dapat menjual produk pipa seamless OCTG tubing dengan harga kompetitif dan imbal hasil yang lebih baik.

Dalam IPO, SUNI menawarkan sebanyak-banyaknya 600 juta lembar saham baru atau 24 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Dengan harga tersebut, SUNI bisa mengantongi dana sampai Rp180 miliar.

Sebanyak 40,14 persen atau sekitar Rp70,65 miliar telah digunakan untuk pembelian sekitar 39,96 persen saham RTM, yang saat itu sebanyak 60 persen sahamnya dimiliki oleh SUNI. Saat ini, kepemilikan saham SUNI dalam RTM mencapai 99,96 persen.

Kemudian, sekitar 42,61 persen atau Rp75 miliar akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang usaha RTM kepada supplier dan modal kerja RTM untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional RTM.

Sementara sisa dana IPO sebesar Rp30,35 miliar atau sekitar 17,25 persen akan digunakan untuk modal kerja termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung serta untuk membiayai kegiatan operasional Perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper