Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produsen Minol Cap Tikus (BEER) Menarget Produksi Naik 89 Kali

Produsen Cap Tikus mengklaim bahwa bisnisnya memiliki peluang pertumbuhan yang besar di pasar Indonesia dengan potensi pertumbuhan produksi hingga 89 kali.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen Cap Tikus, PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk. (BEER) mengklaim bahwa bisnisnya memiliki peluang pertumbuhan yang besar di pasar Indonesia dengan potensi pertumbuhan produksi hingga 89 kali.

Direktur Utama Jobubu Jarum Minahasa Audy Charles Lieke mengatakan dalam paparannya bahwa BEER memiliki izin produksi alkohol dari pemerintah hingga 90 juta liter per tahun akan tetapi saat ini produksi masih sekitar 1 persen.

“Perseroan memiliki izin khusus untuk meningkatkan produksi hingga 89x,” katanya dalam konferensi pers pasca IPO, Jumat (6/1/2023).

Sebagai informasi 90 juta liter tersebut dibagi untuk tiga golongan alcohol yaitu golongan A dengan kadar alkohol 0,1 hingga 5 persen mncapai 45 juta liter per tahun, golongan B dengan kadar 5,01 persen hingga 20 persen sebanyak 22,5 juta liter alkohol, dan yang golongan C dengan kadar alkohol mencapai 55 persen sebanyak 22,5 juta liter per tahun.

BEER merupakan satu-satunya produsen minol yang mendapatkan izin full-spectrum dari pemerintah atau izin memproduksi minol dengan kadar 0 persen hingga 55 persen alkohol.

Audy juga mengungkapkan jika potensi market untuk produk lokal masih sangat tinggi sekitar 95 persen. Hal tersebut disebabkan karena saat ini minuman beralkohol yang beredar masih didominasi oleh produk ekspor, sedangkan produk lokal masih sekitar 5 persen.

“Komposisi pertumbuhan produk minuman beralkohol di Indonesia 5 persen produk lokal, 29 persen produk ASEAN, 61 persen internasional dan 5 persen lainnya,” lanjutnya.

Pasca IPO, BEER juga menyiapkan dua produk baru yang akan diluncurkan yaitu jenis Daebak Spark dengan rincian Blood Orange yang memiliki kandungan alkohol 5 persen dan Iced Lemon Tea dengan kandungan alkohol 4,6 persen.

Produk ini merupakan minuman beralkohol ready to drink yang menggunakan sari buah asli yang menyegarkan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Pandu Gumilar

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper