Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC Energy (IATA) Ungkap Penyebab Ekuitas Negatif pada Kuartal I/2022

BEI menyematkan notasi E pada saham PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA), yang berarti laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 03 Juni 2022  |  16:47 WIB
MNC Energy (IATA) Ungkap Penyebab Ekuitas Negatif pada Kuartal I/2022
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan dua notasi khusus sekaligus pada saham emiten milik Hary Tanoesoedibjo PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA).

BEI menyematkan notasi E, yang berarti laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif. Kemudian notasi X, yang berarti efek bersifat ekuitas dalam pemantaun khusus.

Head of Investor Relations MNC Energy Investments Natassha Yunita mengatakan, ekuitas negatif perseroan bersifat sementara. Ini merupakan imbas konsolidasi laporan keuangan PT Bhakti Coal Resources (BCR) yang baru diakuisisi IATA ke dalam laporan konsolidasian perseroan.

Sesuai dengan PSAK 38 yang mengatur kombinasi bisnis entitas sepengendali, IATA harus membukukan selisih nilai transaksi dengan nilai buku sebagai pengurang ekuitas perseroan.

“Ekuitas perseroan akan menjadi positif bulan depan, setelah perseroan menyelesaikan proses penambahan modal dengan hak memesan efek terelebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada Juli 2022,” kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (3/6/2022).

Menurutnya, dengan asumsi nilai rights issue perseroan sebesar US$200 juta, maka ekuitas perseroan akan menjadi lebih besar atau surplus dan positif lebih dari US$100 juta.

Natassha menegaskan transaksi akuisisi BCR menimbulkan liabilitas sementara sebesar US$140 juta di laporan keuangan IATA, atas penerbitan promissory notes yang digunakan untuk pembayaran transaksi akuisisi.

Promissory notes ini akan dibayarkan lunas dari hasil rights issue IATA pada bulan mendatang sehingga mengeliminasi liabilitas sebesar US$140 juta di laporan keuangan konsolidasian perseroan.

Sebagai catatan, ekuitas negatif dapat diartikan perusahaan memiliki utang yang lebih besar dari aset. Total ekuitas merupakan selisih dari aset dikurangi dengan liabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia hary tanoesoedibjo Notasi rights issue MNC Energy Investments
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top