Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 13 Mei 2022

Rilis data perekonomian cadangan devisa pada hari ini disinyalir masih akan menunjukkan kondisi stabil diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi IHSG.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  15:00 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi masih cenderung tertekan setelah mengalami penurunan 4 hari beruntun sepanjang pekan ini.

IHSG parkir pada posisi 6.599,84 atau melemah 3,17 persen pada Kamis (12/5/2022). Sepanjang hari, IHSG bergerak pada rentang 6.576-6.802.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyamapaikan pola gerak IHSG hingga saat ini masih dibayangi oleh gelombang tekanan yang terlihat belum akan berakhir dengan support level yang kembali diuji kekuatannya.

"Jelang rilis data perekonomian cadangan devisa pada hari ini disinyalir masih akan menunjukkan kondisi stabil yang diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG," paparnya dalam publikasi riset.

Menurut William, peluang tekanan yang terjadi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang. IHSG hari ini berpotensi melemah dalam rentang 6.411 - 6.676.

Rekomendasi saham pilihannya adalah ITMG, ASII, TLKM, AALI, GGRM, JSMR, dan ASRI.

Analis OCBC Sekuritas Hendry Andrean menyampaikan IHSG kembali mengalami koreksi signifikan kemarin mengikuti tren pelemahan bursa regional Asia lainnya yang merespon pelemahan lanjutan bursa AS semalam.

"Pelemahan bursa AS semalam dipicu oleh masih tingginya inflasi di AS dimana meski terlihat melambat di level 8,3 persen yoy pada April dibanding 8,5 persen yoy pada Maret. Namun angka tersebut masih melebihi eskpektasi konsensus yang memperkirakan inflasi akan melambat ke 8,1 persen yoy," tulis  dalam riset, Kamis (12/5/2022).

Kondisi ini, terangnya, kembali membuat investor kembali mengkhawatirkan akan adanya potensi kebijakan hawkish The Fed yang lebih kuat ke depannya di mana pada pertemuan terakhir The Fed sudah meningkatkan kenaikan tingkat suku sebesar 50 bps dari hanya menaikkan 25 bps pada pertemuan sebelumnya.

"Secara teknikal IHSG juga terlihat masih membentuk black marubozu yang menandakan tekanan jual IHSG masih cenderung menguat.

Simak pergerakan IHSG hari ini secara live.

14:59 WIB

IHSG turun 5 sesi beruntun

IHSG ditutup terkoreksi 0,03 persen atau 1,85 poin menjadi 6.597,99.

Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.509,88-6.633,01.

14:46 WIB

IHSG makin kuat

Pukul 14.44 WIB, IHSG naik 0,22 persen atau 14,65 poin menjadi 6.614,48.

Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.509,88-6.628,77.

13:32 WIB

IHSG naik sesi II

Awal sesi II pukul 13.32 WIB, IHSG naik 0,12 persen atau 7,9 poin menuju 6.607,74.

11:29 WIB

IHSG berbalik naik

Pada akhir sesi I pukul 11.30 WIB, IHSG naik 0,11 persen atau 7,07 poin menjadi 6.606,88.

Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.509,88-6.612,22.

11:01 WIB

IHSG turun 23,36 poin

Pukul 11.01 WIB, IHSG turun 0,35 persen atau 23,36 poin menjadi 6.576,48.

Sepanjang pagi ini, indeks bergerak di rentang 6.509,88-6.590,83.

10:01 WIB

IHSG masih turun

Pukul 10.01 WIB, IHSG turun 0,55 persen atau 36,45 poin menjadi 6.563,38.

Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.509,88-6.590,83.

09:08 WIB

Rupiah turun 15 poin

Pukul 09.01 WIB, rupiah dibuka turun 15 poin atau 0,1 persen menjadi Rp14.613.

Indeks dolar AS terkoreksi 0,03 persen ke level 104,824.

09:00 WIB

IHSG dibuka turun

IHSG dibuka turun 0,2 persen atai 13,26 poin menjadi 6.586,57.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham cadangan devisa
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top