Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC Energy (IATA) Terkena UMA, Ini 4 Saran BEI Kepada Investor

Bursa Efek Indonesia memberikan status UMA kepa PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) sehingga investor diharapkan lebih cermat.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 11 Februari 2022  |  09:04 WIB
MNC Energy (IATA) Terkena UMA, Ini 4 Saran BEI Kepada Investor
Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan status UMA kepa PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) sehingga investor diharapkan lebih cermat.

BEI menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham IATA yang di luar kebiasaan atau UMA. Meski demikian, operator bursa itu menilai pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham IATA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ungkap BEI dalam keterbukaan informasi dikutip pada Jumat (11/10/2022).

Oleh karena itu, BEI memperingatkan para investor akan 4 hal:

  1. Memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa.
  2. Mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.
  3. Mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.
  4. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sementara itu, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menjelaskan perseroan akan mengubah kegiatan usaha utamanya dari perusahaan transportasi udara menjadi bidang pertambangan batu bara.

Ke depan, selain menjadikan tambang batu bara sebagai bisnis utama, IATA berencana akan melakukan ekspansi pada bisnis inti ini.

“Produksi batu baranya akan ditingkatkan tahun ini 8 juta ton, tahun depan bisa meningkat lagi, dan bisnisnya akan dikembangkan end to end, termasuk trading, termasuk juga konstruksi, kontraktor, hauling, dan portnya sekalian,” kata Hary.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham hary tanoe mnc Kinerja Emiten
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top