Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fitch Ratings Tegaskan Rating Indika Energy (INDY) di BB-

Fitch memperkirakan EBITDA perseroan akan turun sekitar 30 persen menjadi US$280 juta pada tahun 2020 dari US$405 juta pada tahun 2019
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  11:45 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indika Enery Tbk. Pemegang saham memutuskan membagikan dividen sebesar US30 juta kendati perseran menderita rugi pada 2019 lalu. - Indika
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indika Enery Tbk. Pemegang saham memutuskan membagikan dividen sebesar US30 juta kendati perseran menderita rugi pada 2019 lalu. - Indika

Bisnis.com, JAKARTA — Fitch Ratings menegaskan peringkat utang PT Indika Energy Tbk (INDY) di level BB- dengan outlook tetap negatif. Begitu pula dengan peringkat surat utang senior tanpa risiko ada di level BB-.

Tim analis Fitch Ratings menerangkan, outlook negatif mencerminkan rendahnya peringkat headroom Indika, yang mana Fitch memproyeksikan leverage bersih perseroan meningkat menjadi 6,0 kali pada tahun 2020 ini dan berada di rentang 2,7 kali dan 3,2 kali dari 2021 hingga 2024.

Fitch juga memperkirakan EBITDA perseroan akan turun sekitar 30 persen menjadi US$280 juta pada tahun 2020 dari US$405 juta pada tahun 2019, terutama karena harga batubara yang lebih lemah, volume penjualan batubara yang lebih rendah dan penghentian produksi sementara di klien divisi kontrak pertambangan.

“Menurut kami EBITDA Indika baru akan pulih menjadi sekitar US$450 juta per tahun mulai tahun 2021, dengan mempertimbangkan asumsi pada peningkatan harga batubara, biaya penambangan yang lebih rendah, dan volume kontrak penambangan yang lebih tinggi,” jelas tim analis Fitch Ratings dalam publikasinya, seperti dikutip Bisnis, Kamis (8/10/2020)

Adapun, penegasan peringkat Indika mempertimbangkan kemampuan perseroan untuk secara mengurangi biaya operasional di tengah melemahnya harga batubara, membaiknya profil kredit pada operasi penambangan kontrak, fleksibilitas belanja modal, dan potensi sensitivitas yang lebih rendah dari grup terhadap melemahnya harga batubara.

Lebih lanjut, Fitch menjelaskan peringkat Indika didorong oleh posisi biaya moderat entitas anak perseroan yakni PT Kideco Jaya Agung, fleksibilitas produksi, cadangan yang wajar, dan kapasitas besar, yang membutuhkan sedikit belanja modal.

Peringkat serupa dari pemain lain, yakni PT Bayan Resources Tbk. mencerminkan posisi biaya yang lebih rendah, cadangan yang lebih besar, dan profil keuangan yang lebih sehat dengan sensitivitas yang jauh lebih rendah terhadap asumsi harga dan volume daripada Indika.

“Bayan telah menghadapi gangguan operasional karena kemacetan infrastruktur transportasi, yang membatasi peringkatnya. Operasi Indika lebih terintegrasi dan memiliki catatan produksi tanpa gangguan yang lebih kuat,”tulis Fitch.

Posisi biaya operasi penambangan Indika yang disesuaikan dengan energi lebih kuat daripada Golden Energy and Resources Limited (GEAR, B + / Stabil). Operasi Indika juga lebih terintegrasi daripada GEAR.

Peringkat Indika yang lebih tinggi mencerminkan skala pendapatan yang besar, catatan operasional yang kuat, dan operasi yang lebih terintegrasi. Peringkat GEAR dibatasi hingga mampu meningkatkan skala operasi grup secara berkelanjutan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indika energy fitch ratings emiten tambang
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top