Ini Rencana Ekspansi Multistrada (MASA) Setelah Diakuisisi Michelin

Emiten produsen ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk. siap ekspansi setelah perseroan diakuisisi oleh Michelin, pabrikan ban asal Prancis. Salah satu opsi yang terbuka lebar adalah peluang perluasan pabrik.
Dara Aziliya | 24 Januari 2019 20:44 WIB
Model berpose di dekat ban baru pada peluncuran Corsa Platinum V Series dan Jelajahi Sabang hingga Bandung oleh PT MultiStrada Arah Sarana Tbk, di Jakarta, Selasa (4/4). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk. siap ekspansi setelah perseroan diakuisisi oleh Michelin, pabrikan ban asal Prancis. Salah satu opsi yang terbuka lebar adalah peluang perluasan pabrik.

Meski belum memiliki rencana spesifik, Presiden Direktur Multistrada Arah Sarana Pieter Tanuri menyampaikan dari akuisisi tersebut, Michelin pun membeli 50 hektare lahan milik Multistrada. Lahan tersebut berpotensi digunakan untuk perluasan pabrik.

“Jadi dia [Michelin] sudah memiliki 50 hektare, ditambah lagi itu [dari akuisisi] sehingga jumlahnya 100 hektare nanti. Dia punya potensi untuk memperluas usaha sehingga perusahaan ini [Multistrada] akan bertumbuh nanti ke depannya dan ujungnya adalah penambahan tenaga kerja,” ungkap Pieter pada Bisnis.com, Kamis (24/1).

Dia menegaskan peluang tersebut masih belum pasti karena sejauh ini belum ada rencana spesifik terkait dengan ekspansi emiten dengan sandi MASA tersebut setelah masuknya manajemen Michelin.

Menurut Pieter, kelanjutan dari rencana-rencana Michelin pada Multistrada akan bergantung pada manajemen setelahnya. Dengan komposisi kepemilikan hingga 80% setelah akuisisi, Michelin diyakini akan segera mengganti direksi lama dengan wajah-wajah baru.

Seperti diberitakan sebelumnya, Michelin mengakuisisi 80% saham Multistrada Arah Sarana senilai US$439 juta. Selain mengakuisisi MASA, Michelin juga mengakuisisi 20% kepemilikan pada PT Penta Artha Impressi dan 50 hektare lahan.

Pieter menyampaikan Michelin telah sejak 2017 memesan langsung ban motor pada Multistrada. Setelah kerja sama tersebut, Michelin menyatakan ketertarikan dan memberikan harga penawaran premium.

Dia meyakini pangsa pasar MASA setelah diakuisisi berpotensi tumbuh. Saat ini, pangsa pasar MASA pada ban mobil berada pada kisaran 11%, ban motor sekitar 9%—10%, namun porsi pangsa pada ban truk masih cukup kecil.
 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
michelin, kinerja emiten, multistrada arah sarana

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup