Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pasar Saham dan Obligasi Negara Emerging Market Tak Bergairah

Pasar negara berkembang dalam investasi saham dan obligasi pada Agustus tahun ini tak bergairah bahkan dibandingkan dengan Agustus tahun lalu.
Bursa emerging markets. /Reuters
Bursa emerging markets. /Reuters

Bisnis.com, WASHINGTON—Pasar negara berkembang dalam investasi saham dan obligasi pada Agustus tahun ini tak bergairah bahkan dibandingkan dengan Agustus tahun lalu.

Berdasarkan laporan bulanan Institute of International Finance (IIF), pasar negara berkembang (emerging market)hanya meraih US$9 miliar pada Agustus, di bawah rata-rata selama 3 bulan terakhir.

Arus masuk ke pasar utang sangat rendah dan penerbitan obligasi turun setengah dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu pada investasi portofolio ke pasar negara berkembang.

Charles Collyns, Kepala Ekonom IIF, mengatakan jeda musiman biasa pasti memberikan kontribusi terhadap kelemahan. Perlambatan tajam, lanjutnya, terjadi pada aliran portofolio pada Agustus.

"Ini bisa menandai awal dari sebuah periode kekhawatiran bagi investor global terhadap emerging markets," katanya dikutip dari Reuters, Jumat (29/8/2014).

Investasi portofolio ke pasar negara berkembang pada bulan lalu mencetak yang tertinggi sekitar US$ 44 miliar, dan mencapai US$36 miliar pada bulan Juni menurut data yang dilansir IIF.

IIF menyatakan banyak penurunan Agustus ini didorong oleh arus keluar dari muncul Eropa dan Afrika, meskipun arus masuk ke Asia dan Amerika Latin juga jatuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Abdalah Gifar
Editor : Fatkhul Maskur
Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper