Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sumber Mineral Abadi (SMGA) Bakal Akuisisi Tambang & Bangun Smelter Nikel Usai IPO

Emiten anyar PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) akan mengakuisisi tambang dan membangun smelter nikel usai resmi IPO.
Direksi Bursa Efek Indonesia dan jajaran direksi PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) pada seremoni pencatatan perdana saham, Selasa (30/1/2024). SMGA akan mengakuisisi tambang dan membangun smelter nikel usai resmi IPO. Bisnis/Artha Adventy
Direksi Bursa Efek Indonesia dan jajaran direksi PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) pada seremoni pencatatan perdana saham, Selasa (30/1/2024). SMGA akan mengakuisisi tambang dan membangun smelter nikel usai resmi IPO. Bisnis/Artha Adventy

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten anyar PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) akan mengakuisisi tambang nikel di Morowali Utara, Sulawesi Tengah pada kuartal II/2024 dan akan membangun smelter pada 2026 mendatang.

Direktur Utama SMGA Julius Edy Wibowo mengatakan tambang nikel yang akan diakuisisi akan mulai berproduksi pada kuartal III/2024 dan akan berdampak pada pendapatan semester II/2024 mendatang.

“Dananya dari operasional [bukan IPO], transaksinya material dan di bawah 50% [dari ekuitas], tidak perlu RUPS, kami belum bisa disclose,” katanya, Selasa (30/1/2024).

lebih lanjut, Julius mengatakan tambang nikel lokal yang diakuisisi tersebut akan memproduksi nikel ore sebesar 50.000 hingga 100.000 ton per bulan. Dia mengaku aksi akuisisi ini dilakukan untuk membangun pasar yang pasti.

Menurut Julius, bisnis SMGA berbeda dengan emiten lain. SMGA memiliki opsi untuk penjualan yaitu tambang sendiri maupun penjualan dari nikel yang dibeli. Adapun, SMGA optimis dengan harga nikel yang berada di kisaran US$15.000 masih memberikan keuntungan selama produksi terjaga efisiensinya.

“Selama kami masih bisa mendapatkan untung, operasional kami sangat efektif, tidak ada masalah,” katanya.

Selain mengakuisisi tambang nikel, SMGA juga berencana membangun smelter nikel dengan teknologi high pressure acid leaching atau oxygen enriched side-blown furnace.

SMGA sendiri baru IPO dan dibuka hampir mentok atas 34,29% ke posisi Rp141 pada hari perdananya resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (30/1/2024).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pukul 09.00 WIB saham SMGA naik 34,29% ke posisi Rp141per saham dari harga IPOnya yaitu Rp105 per saham.

Hingga pukul 09.01 WIB, SMGA terus bergerak naik dengan penguatan sebesar 34,29% dan berada di posisi Rp141 per saham. SMGA bergerak di rentang Rp135-Rp141 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper