Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Antam (ANTM) Masih Bertahan di Indeks ESG

Saham Antam (ANTM) masih tetap menjadi bagian dari Indeks terkait Environmental, Social and Corporate Governance (ESG).
Karyawan menunjukan replika emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan menunjukan replika emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Saham Subholding BUMN pertambangan Mining Industry Indonesia, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) masih tetap menjadi bagian dari Indeks terkait Environmental, Social and Corporate Governance (ESG) di Bursa Efek Indonesia.

Saham Aneka Tambang atau ANTM tercatat masih dalam Indeks Sri-Kehati, Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati dan Indeks ESG Quality 45 IDX Kehati untuk periode perdagangan Desember 2023 sampai dengan Mei 2024.

Hal tersebut menunjukan konsistensi ANTM dalam menjalankan upaya pengelolaan bisnis berkelanjutan, yang mengutamakan keberlanjutan melalui kepedulian terhadap lingkungan hidup, sosial, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam Elisabeth RT Siahaan mengatakan perseroan memiliki komitmen dalam pengelolaan kinerja operasi, lingkungan, dan sosial secara berkelanjutan. Hal ini berlandaskan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Antam menerapkan langkah nyata dalam mewujudkan keberlanjutan dimulai dari menerapkan praktik-praktik pertambangan terbaik melalui aktivitas operasional yang ramah lingkungan dan mendukung upaya pengurangan dampak perubahan iklim melalui inisiasi dekarbonisasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/1/2024).

Dia menambahkan Antam juga melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial, dan lingkungan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Indeks Sri-Kehati merupakan indeks kelompok saham yang memiliki kinerja baik dalam mendorong usaha-usaha berkelanjutan, serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan atau disebut Sustainable and Responsible Investment(SRI).

Sementara itu, Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati merupakan indeks yang berisikan kelompok saham dengan hasil penilaian kinerja ESG di atas rata-rata sektornya, serta memiliki likuiditas yang baik.

Klasifikasi industri mengacu kepada IDX Industrial Classification. Adapun Indeks ESG Quality 45 IDX Kehati merupakan Indeks yang berisikan 45 saham terbaik dari hasil penilaian kinerja ESG dan kualitas keuangan perusahaan.

Saham ANTM juga menjadi bagian dari Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders di BEl, yang merupakan indeks dengan tujuan mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portofolio sebesar minimal 50% dibandingkan dengan Indeks LQ45 sebagai parent index.

Perusahaan secara berkelanjutan juga menerapkan green energy atau energi hijau di wilayah operasi perusahaan. ANTM berupaya untuk mengurangi intensitas karbon dari operasi perusahaan dengan menerapkan beberapa inisiatif dekarbonisasi.

Antam sejauh ini telah melakukan substitusi B30 (biodiesel) untuk kendaraan berat di beberapa unit operasi perusahaan. Selain itu, perseroan juga terlibat dalam pengembangan ekosistem electric vehicle battery terintegrasi di Indonesia bersama dengan mitra strategis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper