Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Direksi & Komisaris Kompak Borong Saham MAP Aktif (MAPA) Jelang Stock Split

Direksi dan Komisaris MAP Aktif (MAPA) membeli saham MAPA di harga Rp4.700 per saham pada 14 Juni lalu. 
Gerai Payless yang dioperasikan oleh PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA). Istimewa
Gerai Payless yang dioperasikan oleh PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Dua direksi direksi dan dua komisaris PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) kompak mengakumulasi beli saham MAPA pada 14 Juni sebelum stock split dengan rasio 1:10. 

Para eksekutif MAPA yang mengakumulasi beli saham MAPA adalah Virendra Prakash Sharma selaku komisaris utama, Wakil Komisaris Utama Susiana Latif, Direktur Utama Nicholas Jones dan Direktur Handaka Santosa. Keempatnya membeli saham MAPA di harga Rp4.700 pada 14 Juni lalu. 

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa, dikutip Rabu (19/7/2023), Virendra memborong 1.314.800 saham atau setara 0,046 persen dari jumlah seluruh modal ditemoatkan dan disetor MAPA. Alhasil komisaris berkebangsaan India ini merogoh kocek senilai Rp6,17 miliar. Porsi kepemilikan juga bertambah menjadi 6.931.600 saham atau setara 0,234 persen. 

Selanjutnya Susiana Latif yang menambah koleksi saham MAPA sebanyak 412.000 lembar. Dana sebesar Rp1.93 miliar tersebut menjadikan kepemilikan Susiana bertambah menjadi 3.068.000 atau setara 0,107 persen saham yang dicatatkan. 

Direktur Utama Nicholas Jones juga memperkuat posisinya dengan mengoleksi saham MAPA sebanyak 212.000 lembar dengan dana sebesar Rp99,.40 juta. Adapun sebelumnya Nicholas tidak tercatat sebagai pemilik saham MAPA. 

Kemudian Handaka Santosa juga mengikuti jejak Nicholas dengan mengoleksi 212.000 saham. Dana yang dikeluarkan juga sama. Sehingga porsi kepemilikan Handaka dan Santosa sama yaitu 0,007 persen dari saham yang di tempatkan dan disetor MAPA. 

Adapun aksi borong saham oleh jajaran direksi dan komisaris ini terjadi saat rencana stock split saham sebesar 1:10 dilakukan. 

Seperti yang diketahui emiten Grup MAP, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) berencana melakukan pemecahan saham atau stock split 1:10 dari nominal Rp100 per saham menjadi Rp10 per saham pada Kamis, 20 Juli 2023 mendatang. 

Aksi tersebut telah memperoleh persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 20 Juni yang lalu. Adapun tujuan dari stock split tersebut adalah untuk meningkatkan likuiditas dan meningkatkan daya tarik saham MAPA bagi investor ritel.

Pada penutupan perdagangan Selasa (18/7/2023), saham MAPA parkir di level Rp705 atau naik 3,68 persen. Secara year-to-date, saham MAPA berhasil menguat 83,12 persen. Kapitalisasi pasar juga tercatat sebesar Rp20,10 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper