Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Timah Sentuh US$39.800, Transaksi di BBJ Tembus Rp12,6 Triliun

Bursa Berjangka Jakarta atau BBJ mencatatkan transaksi pasar fisik timah murni batangan per September 2021 mencapai US$892,2 Juta, atau lebih dari Rp12,6 triliun.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  14:48 WIB
Grafik kenaikan harga timah dalam beberapa waktu terakhir yang terus naik menjadi indikasi ketergantungan dunia  terhadap produksi timah Indonesia yang makin tinggi. Sebagai negara eksportir timah nomor satu di dunia, Indonesia akan menjadi poros timah dunia dan menjadi referensi utama dalam perdagangan timah secara global.
Grafik kenaikan harga timah dalam beberapa waktu terakhir yang terus naik menjadi indikasi ketergantungan dunia terhadap produksi timah Indonesia yang makin tinggi. Sebagai negara eksportir timah nomor satu di dunia, Indonesia akan menjadi poros timah dunia dan menjadi referensi utama dalam perdagangan timah secara global.

Bisnis.com, JAKARTA – Harga timah di Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX), pada 19 Oktober 2021 mencapai harga US$39.800 per metrik ton, tertinggi sejak Timah Murni Batangan mulai diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta.

Selama bulan Oktober 2021, harga timah murni batangan di Bursa Berjangka Jakarta telah mengalami peningkatan sebesar 18,2 persen, dimana diawal perdagangan tanggal 1 Oktober 2021, harga yang terjadi sebesar US$33.670 per metrik ton.

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, terjadinya kenaikan harga di pasar fisik timah murni batangan ini menunjukkan bahwa ada kenaikan permintaan pasar, khususnya untuk ekspor.

“Harga yang terjadi di Bursa Berjangka Jakarta ini adalah harga pasar yang terbentuk atas dasar permintaan dan penawaran yang terjadi secara murni. Terciptanya harga tertinggi ini tentunya merupakan angin segar bagi ekosistem pasar fisik timah murni batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (21/10/2021).

Selain itu, pergerakan ekonomi global yang mulai tumbuh juga memberikan stimulus terhadap terjadinya kenaikan transaksi timah.

Pasar fisik timah murni batangan yang diperdagangkan di BBJ merupakan perdagangan timah produksi PT Timah Tbk, dan khusus untuk kegiatan ekspor. Sampai dengan kuartal III/2021, transaksi pasar fisik timah murni batangan di Bursa Berjangka Jakarta mencapai 672 Lot dalam 30.108 metrik ton, dengan total nilai transaksi mencapai US$892,2 Juta, atau lebih dari Rp12,6 triliun.

Pasar fisik timah murni batangan untuk ekspor di BBJ sendiri mulai diperdagangkan sejak pertengahan 2019 lalu. Sedangkan, untuk pasar fisik timah dalam negeri baru mulai berjalan sejak Maret 2021.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi mengatakan, adanya pertumbuhan harga timah untuk ekspor di Pasar Fisik Timah Murni Batangan di Bursa Berjangka Jakarta ini juga memberikan dampak positif kepada negara.

“Kita tahu, dengan adanya ekspor timah akan memberikan tambahan devisa bagi negara. Selain itu, pemerintah baik pusat maupun daerah juga akan mendapatkan dana bagi hasil dari royalty atas ekspor timah yang ada,” jelasnya.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 81 tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara bukan Pajak, disebutkan bahwa Pemerintah akan mendapatkan royalty sebesar 3 persen dari harga jual. Selanjutnya, bagi pemerintah daerah akan ada alokasi dalam bentuk Dana Bagi Hasil.

Indonesia sendiri saat ini sudah menjadi pemain yang diperhitungkan di pasar timah dunia, yang memiliki cadangan sekitar 17 persen dari total cadangan timah dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bbj bursa berjangka timah harga timah
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top