Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

XL Axiata (EXCL) Akuisisi Link Net (LINK), Ini Dampaknya Bagi Pelanggan First Media

Para pelanggan akan mendapat banyak manfaat dengan sinergi yang terjadi antara First Media dan XL Axiata.
Logo First Media Business/firstmedia.com
Logo First Media Business/firstmedia.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Lippo, PT Link Net Tbk. (LINK), mengungkapkan kolaborasi dengan Axiata Group akan melahirkan beragam produk menarik para pelanggan First Media.

Presiden Direktur sekaligus CEO Link Net Marlo Budiman mengatakan para pelanggan First Media akan mendapat banyak manfaat dengan sinergi yang terjadi antara First Media dan XL Axiata. Beragam konten dan produk menarik dan berkualitas bakal dihadirkan dari sinergi tersebut.

“Akan lebih banyak produk kolaborasi yang inovatif yang lebih memberikan nilai tambah kepada pelanggan First Media,” kata Marlo kepada Bisnis, Jumat (30/7/2021).

Sekadar informasi, Link Net mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan sebanyak 25 persen pada 2020 dibandingkan dengan 2019. Secara total pelanggan pada 2020 sebanyak 839.000 pelanggan.

Pertumbuhan jumlah pelanggan berlanjut pada kuartal I/2021, Link Net berhasil menambah 20.000 pelanggan baru, menjadikan total pelanggan Link Net sebanyak 859.000.

Pada Jumat (30/7/2021), PT XL Axiata Tbk. dan Axiata Group Berhad mengumumkan rencana mengambil alih 66,03 persen saham PT First Media Tbk. dan Asia Link Dewa yang ditempatkan dalam PT Link Net Tbk. (Link).

Berdasarkan dokumen yang diterima Bisnis, kedua perusahaan telah menandatangani term sheet yang belum mengikat untuk mengambilalih 1.816.735.484 saham atau 66,03 persen saham LinkNet. Apabila Perjanjian Jual Beli telah dilakukan, XL dan Axiata akan menjadi pengendali baru Link Net.

“Tujuan rencana pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha dan memperluas jaringan usaha,” tulis dokumen yang ditandatangani oleh Ranty Astari Rachman, Sekretaris Perusahaan XL Axiata, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, Director of Enterprise Sales Link Net (First Media) Agung Satya Wiguna mengatakan PPKM akan membuat sejumlah aktivitas terganggu misalnya operasional, distribusi dokumen, dan pertemuan tatap muka dan lain sebagainya,, termasuk perawatan jaringan.

Meski demikian, kata Agung, perseroan optimistis, perlahan-lahan tantangan ini bisa diatasi dengan pesatnya perkembangan produk dan solusi digital seperti konferensi video, pengiriman dokumen dan kegiatan lainnya yang dilakukan dalam jaringan internet.

Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi perseroan untuk semakin mempercepat inovasi produk dan solusi ICT dan digital, yang pada akhirnya juga mendorong pelanggan-pelanggan korporasi untuk melakukan transformasi digital mereka, mulai dari operasional produksi hingga penjualan.

“Solusi seperti Collaborative Tools, Online Learning, hingga Health Screening Tools menjadi produk nilai tambah dari Link Net,” kata Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper