Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adhi Karya (ADHI) Lebih Tertarik Pendanaan dari SWF Ketimbang Divestasi

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson menjelaskan saat ini perseroan belum memiliki proyek yang rampung seperti perusahaan BUMN Karya lainnya.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 21 April 2021  |  15:16 WIB
U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf "U". Untuk pertama kalinya U- Shape Girder digunakan di Indonesia dan lahir di pabrik beton pracetak milik ADHI. Teknologi ini diadopsi dari Prancis.  - ADHI.Co.Id
U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf "U". Untuk pertama kalinya U- Shape Girder digunakan di Indonesia dan lahir di pabrik beton pracetak milik ADHI. Teknologi ini diadopsi dari Prancis. - ADHI.Co.Id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk. lebih mengincar pendanaan dari Indonesia Investment Authority (INA) ketimbang mencari peluang untuk menjual aset.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson menjelaskan saat ini perseroan belum memiliki proyek yang rampung seperti perusahaan BUMN Karya lainnya.

“Adhi Karya persoalannya di pembiayaan. Mungkin nanti kalau pendanaan INA makin banyak, setelah membeli aset bisa juga memberi pendanaan,” kata Entus, Rabu (21/4/2021).

Entus menambahkan, Adhi Karya memiliki dua jenis investasi yaitu investasi ke infrastruktur yang bersifat menarik pendapatan. Investasi ini biasanya terdiri dari proyek besar seperti jalan tol karena akan memberikan multiplier effect ke pekerjaan konstruksi secara keseluruhan.

Selanjutnya investasi yang bersifat memberikan pendapatan berulang (recurring income), seperti investasi proyek keairan. Walaupun investasi yang digelontorkan tidak terlalu besar namun imbal hasilnya akan berkelanjutan.

Entus pun enggan menyebut proyek milik emiten dengan kode saham ADHI ini yang berpotensi dilepas ke INA. Adapun, ADHI tengah menggarap 25 Proyek Strategis Nasional (PSN) dari ujung barat hingga timur Indonesia.

Beberapa proyek itu a.l. tol Sigli-Banda Aceh, Bendungan Way Sekampung, LRT Jabodebek, tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, Pos Lintas Batas Negara Terpadu Serasan, Jalur KA Lintas Makassar Parepare, hingga Bendungan Way Apu Maluku.

Total proyek berjalan Adhi Karya secara keseluruhan tercatat mencapai 248 proyek dengan 164 proyek konstruksi dan 33 proyek properti.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN adhi karya Kinerja Emiten SWF Indonesia
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top