Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gak Usah Ngeles Bokek, Investasi di Reksa Dana Bisa Mulai dari Ceban!

Kolaborasi antara agen penjual efek reksa dana dengan perusahaan e-commerce memungkin para pemula bisa memulai investasi dengan dana terjangkau.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  19:32 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Investasi reksa dana bisa semakin terjangkau berkat kolaborasi agen penjual efek reksa dana dengan perusahaan e-dagang atau ec-commerce. Investasi reksa dana bisa dimulai dengan Rp10.000 alias ceban.

Dalam catatan Bisnis, saat ini ada sejumlah perusahaan e-commerce yang memiliki fitur investasi reksa dana seperti BukaLapak dan Tokopedia. Tidak ketinggalan, perusahaan teknologi finansial OVO juga menghadirkan fitur investasi reksa dana.

Co Founder & CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra mengatakan peningkatan jumlah APERD terutama dari kalangan fintech merupakan hal yang positif karena hal tersebut menunjukkan pertumbuhan investasi ritel secara daring yang semakin tinggi ke depan. Untuk itu, Bareksa menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaring nasabah, termasuk bekerja sama dengan perusahaan e-commerce.

“Jadi room to grow masih sangat besar ke depan,” kata Karaniya kepada Bisnis, Kamis (4/2/2021)

Di lain pihak, Tokopedia mulai menyediakan fitur investasi reksa dana pada platform sejak 2019. Melalui fitur Tokopedia ReksaDana, e-commerce tersebut menawarkan produk reksa dana yang bisa dibeli dengan praktis secara daring.

Marissa Dewi, Senior Lead Fintech Tokopedia mengatakan kinerja  jumlah investor terus meningkat di Tokopedia Reksa Dana.Tokopedia mencatatkan bahwa selama dua tahun ke belakang, transaksi bertumbuh dari 57x lipat. 

"Walau kami tidak bisa membagikan data angka spesifik terkait jumlah pengguna yang terdaftar, yang bisa kami sampaikan bahwa jumlah pengguna terdaftar di Tokopedia Reksa Dana bertumbuh lebih dari 57x lipat selama dua tahun ke belakang," kata Marissa pada Bisnis.com (22/2/21)

Marissa juga menambahkan, meski di tengah pandemi seperti ini tren pertumbuhan jumlah investor baru  semakin meningkat. Hal tersebut timbul dari kesadaran masyarakat dengan berbagai latar belakang, terhadap produk investasi. Kenaikan tersebut juga didorong oleh tiga keunggulan yang dihadirkan Tokopedia Reksa Dana.

Keunggulan tersebut yang pertama aman, karena seluruh transaksi diawasi oleh OJK . Yang kedua mudah, karena bisa dilakukan hanya lewat genggaman tangan dan yang ketiga  sangat terjangkau, hal tersebut karena bisa dimulai dari nominal Rp10.000.

Kemudian pada Oktober 2020, Bukalapak bekerja sama dengan PT Buka Investasi Bersama (BIB) untuk memperluas kesetaraan akses investasi masyarakat. APERD yang terdaftar pada kedua e-commerce tersebut diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK). Dengan kata lain,  pemenuhan kepatuhan juga telah dilakukan dengan baik dengan operasional yang diawasi penuh oleh OJK.

Menyusul Bukalapak dan Tokopedia, tahun ini Bareksa menggandeng  OVO untuk meluncurkan fitur ‘Invest’. Kolaborasi ini merupakan yang pertama terjadi di Indonesia dengan melakukan integrasi antara e-money dan e-investment. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana tokopedia bukalapak Bareksa ovo
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top