Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng Koinworks, Mandiri Investasi (MMI) Targetkan 10.000 Investor Ritel Baru

Keduanya mengumumkan kerja sama untuk pengelolaan dana lender yang terdaftar di Koinworks. Nantinya saldo kas lender yang menganggur akan otomatis diinvestasikan ke instrumen pasar modal Reksa Dana Mandiri Investasi Pasar Uang 2 (MIPU2 T+0).
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  18:50 WIB
Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) Ferry I. Zen (dari kiri), berbincang dengan Direktur Utama Alvin Pattisahusiwa, dan Direktur S Endang Astharanti di sela-sela Market Outlook 2018, di Jakarta, Kamis (25/1). - JIBI/Nurul Hidayat
Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) Ferry I. Zen (dari kiri), berbincang dengan Direktur Utama Alvin Pattisahusiwa, dan Direktur S Endang Astharanti di sela-sela Market Outlook 2018, di Jakarta, Kamis (25/1). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) menargetkan penambahan investor ritel hingga 10.000 nasabah dari kemitraan bersama perusahaan peer to peer lending PT Lunnaria Annua Teknologi (Koinworks).

Hari ini, Rabu (10/6/2020), keduanya mengumumkan kerja sama untuk pengelolaan dana lender yang terdaftar di Koinworks. Nantinya saldo kas lender yang menganggur akan otomatis diinvestasikan ke instrumen pasar modal Reksa Dana Mandiri Investasi Pasar Uang 2 (MIPU2 T+0).

Adapun, karena dana nasabah tersebut dialirkan ke MMI, maka lender atau pemilik dana tersebut otomatis terkonversi dan tercatat menjadi nasabah MMI.

Direktur Pemasaran dan Produk Mandiri Manajemen Investasi Endang Astharanti mengatakan kerja sama tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk menambah investor di instrumen reksa dana.

Menurutnya, proses konversi dan edukasi terhadap lender akan meningkatkan minat para pemegang dana untuk semakin mengenal reksa dana. Dia menargetkan sekitar 10.000 pengguna baru untuk segmen investor ritel.

“Secara dana kelolaan mungkin presentasenya kecil karena ticket size ritel itu tidak besar, tapi dari sisi user yang kita raih itu [ditargetkan] bisa 10.000 user baru,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (10/6/2020)

Direktur Utama MMI Alvin Pattisahusiwa menambahkan, dari sisi dana kelolaan pihaknya memang tak mematok target yang terlalu tinggi atas kerja sama ini, karena produk yang dipilih merupakan salah satu yang paling likuid.

Menurutnya, kerja sama ini sebagai salah satu bagian dari literasi dan edukasi investasi di instrumen pasar modal sehingga mereka lebih fokus pada penetrasi nasabah terlebih dahulu.

“Di tengah situasi pandemi Covid tentu kami berharap dengan adanya kerja sama dengan Koinworks ini akan membawa tambahan AUM dari sisi kami, tapi untuk MIPU 2 kami tidak fokus menjear AUM melainkan investor journey,” ujarnya.

Sebagai gambaran, saat ini jumlah lender di Koinworks mencapai sekitar 400.000 pengguna dengan saldo minimal untuk menyalurkan pinjaman Rp100.000. Jika ada nabah yang memiliki sisa saldo tak mencapai Rp100.000, maka jumlah tersebut yang akan masuk ke reksa dana MIPU 2.

Meskipun demikian, saat saldonya kembali mencapai Rp100.000, lender dapat kembali menggunakannya untuk memberikan pinjaman di platform Koinwors dan secara otomatis dana tersebut akan ditarik dari MIPU 2.

Adapun, per 9 Juni 2020, imbal hasil produk reksa dana MIPU 2 adalah sebesar 2,28 persen secara year to date dan diproyeksikan dapat tumbuh hingga akhir tahun mencapai 4,5 persen - 5 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana investasi reksa dana pt mandiri manajemen investasi Koinworks
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top