Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Terus Menguat, Market Cap Ikut ke Level Rp5.200-an Triliun

Kapitalisasi pasar BEI selama periode 23 – 27 Maret 2020 menunjukkan kenaikan sebesar 8,36 persen menjadi Rp5.259,80 triliun
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  15:02 WIB
Karyawan menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Karyawan menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Kapitalisasi pasar bursa turut meningkat menjadi Rp5.259,8 triliun seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu, yakni 23-27 Maret 2020.

Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan kapitalisasi pasar BEI selama periode 23 – 27 Maret 2020 menunjukkan kenaikan sebesar 8,36 persen menjadi Rp5.259,80 triliun dari Rp4.854,05 triliun pada periode pekan sebelumnya.

Kenaikan tersebut seiring suksesnya IHSG menutup perdagangan di zona hijau. Pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2020) IHSG berhasil parkir di level 4.545,57 setelah menguat 8,36 persen dibandingkan penutupan pekan sebelumnya.

“Investor asing [pada perdagangan Jumat] mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp221,25 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp9,952 triliun,” ujarnya dalam keterangan resmi BEI yang dikutip Bisnis, Minggu (29/3/2020)

Rata-rata nilai transaksi harian juga melonjak 20,43 persen menjadi Rp9,619 triliun dari Rp7,987 triliun pada pekan sebelumnya. Sedangkan rata-rata volume transaksi harian di BEI juga turut meningkat sebesar 16,63 persen menjadi 8.516 miliar unit saham dari 7.302 miliar unit saham pada periode sepekan yang lalu.

Tidak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 64,93 persen atau sebesar 678.851 ribu kali transaksi dari penutupan pekan lalu pada posisi 411.606 ribu kali transaksi.

Adapun pada pekan ini, tepatnya pada Rabu (26/3/2020) Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mulai dicatatkan di BEI dengan jumlah dana obligasi sebesar Rp1,5 triliun.

Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk obligasi tersebut adalah AA-idn (Double A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Sementara total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 13 Emisi dari 11 Emiten senilai Rp15,67 Triliun.

Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 425 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp441,56 triliun dan US$47,5 juta, yang diterbitkan oleh 116 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp2.812,62 triliun dan US$400 juta. EBA sebanyak 12 emisi senilai Rp10,62 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG kapitalisasi pasar
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top