Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bursa Saham AS Koreksi Akibat Sentimen G7

Pada perdagangan Selasa (3/3/2020) pukul 21:46 WIB, Dow Jones turun 0,78 persen menjadi 26.945,77. S&P 500 terkoreksi 0,21 persen menuju 3.083,63, sedangkan Nasdaq turun 0,21 persen ke level 8.893,29.
Pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange./ Michael Nagle - Bloomberg
Pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange./ Michael Nagle - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham AS mengalami koreksi seiring dengan langkah G7 yang belum mengambil tindakan segera dalam menahan dampak ekonomi akibat corona.

Pada perdagangan Selasa (3/3/2020) pukul 21:46 WIB, Dow Jones turun 0,78 persen menjadi 26.945,77. S&P 500 terkoreksi 0,21 persen menuju 3.083,63, sedangkan Nasdaq turun 0,21 persen ke level 8.893,29.

Sebelumnya bursa AS meningkat karena rencana bank sentral yang mengakomodasi stimulus untuk mempercepat laju ekonomi. Hal itu dilakukan untuk menangkal dampak ekonomi akibat virus corona.

Namun, Grup 7 atau G7 tidak lekas memberikan langkah nyata terkait pemberian stimulus maupun kebijakan moneter tersebut. Sentimen itu mengecewakan pelaku pasar.

“Dari ekspektasi pasar, ini sedikit mengecewakan,” papar Dan Russo, Chief Market Strategist di Chaikin Analitics, dikutip dari Bloomberg.

Namun demikian, sambung Russo, setidaknya ada harapan dari AS bahwa peluang Federal Reserve menurukan suku bunga pada Maret 2020 mencapai 100 persen.

Selain itu, Gubernur Bank of England, Mark Carney mengatakan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membantu perekonomian. Sentimen tersebut membuat pasar masih berharap adanya ekspansi bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper