5 Berita Populer Market, Ini Bisa Bikin Harga Sawit Melonjak dan Peluang Rupiah Menjadi Safe Haven di Tengah Perang Dagang

Kabar harga sawit akan terkatrol jika beberapa hal terealisasi di Indonesia dan China jadi berita terpopuler kanal Market hari ini, Kamis (5/9/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 05 September 2019  |  20:02 WIB
5 Berita Populer Market, Ini Bisa Bikin Harga Sawit Melonjak dan Peluang Rupiah Menjadi Safe Haven di Tengah Perang Dagang
Pekerja menyusun tandan buah segar kelapa sawit untuk diolah menjadi Crude Palm Oil (CPO) di Pabrik Kelapa Sawit Adolina milik PTPN IV, di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (13/8/2019). - ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

1. Harga Sawit Bakal Terkatrol, Jika Hal ini Terealisasi di Indonesia dan China

Harga minyak kelapa sawit terlihat rata-rata berada pada level 2.200 ringgit per ton pada kuartal ketiga 2019, dari 2.073 ringgit per ton.

Analis biji-bijian dan minyak nabat dari Rabobank Oscar Tjakra mengatakan, pada Rabu (4/9/2019) seperti dilansir dari Bloomberg. Baca selengkapnya di sini

2. Mungkinkah Rupiah jadi Aset Safe Haven?

Kecenderungan rupiah yang bergerak stabil dan menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di Asia dan negara emerging markets membuka peluang mata uang Garuda menjadi salah satu aset pilihan investor sebagai aset safe haven.

Berdasarkan data Bloomberg, sepanjang tahun berjalan 2019, rupiah berada di posisi ketiga mata uang yang berhasil menguat melawan dolar AS dengan terapresiasi 1,62%, baca selengkapnya di sini

3. Raih Kredit Sindikasi US$205 Juta, Ini Rencana Kirana Megatara (KMTR)

PT Kirana Megatara Tbk. akan menggunakan dana dari kredit sindikasi senilai US$205 juta untuk modal kerja dan refinancing sejumlah anak usaha.

Berdasarkan pengumuman di Bursa Efek Indonesia pada 3 September 2019, perusahaan milik Taipan TP Rachmat ini menerima kredit sindikasi senilai US$205 juta atau sekitar Rp2,93 triliun. Baca selengkapnya di sini

4. Urban Jakarta Propertindo (URBN) Kantongi 90% Target Pendapatan

Emiten properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk. (URBN) membukukan pendapatan Rp224,27 miliar pada semester I/2019 setara dengan 90% dari total target setahun.

Pada periode yang sama tahun lalu, emiten berkode saham URBN itu hanya menghasilkan pendapatan sebesar Rp52,03 miliar. Baca selengkapnya di sini

5. Setelah Indonesia, Giliran Malaysia Larang Label Bebas Minyak Sawit

Jaringan supermarket terbesar Malaysia Mydin telah menghapus produk berlabel bebas minyak sawit (palm oil free) dari toko-tokonya, sebagai bagian dari kampanye melindungi citra komoditas itu di dalam dan luar negeri.

Ameer Ali Mydin, Direktur Pelaksana Mydin Mohamed Holdings Bhd mengatakan, toko-tokonya sudah menghapus semua produk anti-sawit pada Rabu (4/9/2019). Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
minyak sawit, china

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top