Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Sentral China Siap Luncurkan Mata Uang Kripto

Bank sentral China menegakan akan meluncurkan mata uang kripto untuk menggantikan M0, atau uang tunai yang beredar, bukan M2 atau uang yang akan menghasilkan kredit dan berdampak pada kebijakan moneter.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  15:59 WIB
Cryptocurrency - Istimewa
Cryptocurrency - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Sentral China akan segera mengeluarkan mata uang kripto buatannya sendiri.

Wakil Direktur Departemen Pembayaran Bank Sentral China Mu Changchun mengatakan bahwa peneliti di Bank Sentral China telah bekerja secara intensif sejak tahun lalu untuk mengembangkan sistem dan mata uang kripto asli buatan China.

“Akan segera dirilis,” ujar Mu Changchun seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (12/8/2019).

Walaupun demikian, dia tidak memberikan secara jelas nama dan spesifik waktu untuk meluncurkan mata uang kripto tersebut.

Mu kembali menegaskan bahwa niat bank sentral untuk meluncurkan mata uang kripto untuk menggantikan M0, atau uang tunai yang beredar, bukan M2 atau uang yang akan menghasilkan kredit dan berdampak pada kebijakan moneter.

Pernyataan ini mengindikasikan langkah PBOC untuk secara resmi memperkenalkan mata uang digital sendiri setelah melakukan penelitian selama lima tahun.

Adapun, peluncuran mata uang kripto ini akan menjadikan China sebagai salah satu negara ekonomi utama pertama yang merilis mata uang digital.

Di sisi lain, perusahaan raksasa media sosial, Facebook, yang akan merilis mata uang kriptonya bertajuk Libra telah menimbulkan kekhawatiran di antara bank sentral di dunia, termasuk Bank Sentral China.

Bank Sentral China menilai aset digital harus ditempatkan di bawah pengawasan bank sentral untuk mencegah potensi risiko valuta asing dan melindungi otoritas kebijakan moneter.

Bank Sentral China juga mengatakan bahwa pihaknya akan mempercepat penelitian tender digital legal China dan memantau tren perkembangan mata uang virtual baik di luar negeri maupun di dalam negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mata uang kripto kurs
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top