Bisnis.com, JAKARTA - Harga Bitcoin pada perdagangan pagi ini, Minggu (10/8/2025) pukul 9.50 WIB terpantau menguat 0,34% ke level US$117.198,25 per keping.
Harga bitcoin ini sejak pergantian hari mengalami tren kenaikan. Pada pukul 00.00 WIB tengah malam, harga Bitcoin terpantau pada level US$116.406,90 per keping.
Saat yang sama, di tengah perburuan aset safe haven seiring kebijakan pajak Amerika Serikat, Kepala Dewan Penasihat Presiden Gedung Putih untuk Aset Digital Bo Hines mengumumkan pengunduran diri dan kembali ke sektor swasta.
Hines menyebut perannya sebagai penasehat aset kripto di Gedung Putih sebagai kehormatan seumur hidup. "Bersama-sama, kita telah memposisikan Amerika sebagai ibu kota kripto dunia. Saya sangat berterima kasih kepada industri ini atas dukungannya yang tak henti-hentinya — saya mencintai komunitas ini dan semua yang telah kita bangun bersama," kata Hines dikutip dari Bloomberg, Minggu (10/8/2025).
Hines adalah atlet sepak bola perguruan tinggi yang dua kali mencalonkan diri sebagai anggota Kongres dari Carolina Utara namun gagal. Namanya mendapat perhatian setelah menggemakan klaim palsu Presiden Donald Trump bahwa ia memenangkan pemilu 2020, yang membuatnya mendapat perhatian dari sosok pengusaha itu. Trump kemudian memenangkan pemilu 2024.
Ketika dinominasikan, Hines relatif tidak dikenal oleh para pemain kripto berpengaruh dan pelobi Washington. Namun dalam masa jabatannya yang singkat, bekerja sama dengan David Sacks, yang dinobatkan sebagai raja kripto dan kecerdasan buatan mereka melaksanakan pertemuan puncak kripto pertama di Gedung Putih, pengesahan Undang-Undang Genius untuk mengatur stablecoin, dan penerbitan Laporan Aset Digital.
Baca Juga
Sacks mengisyaratkan dukungannya terhadap Hines dalam sebuah postingan di X, dengan mengatakan, “Selagi Anda menjalani babak baru, saya berharap dapat memanfaatkan keahlian dan saran Anda.”
Penguatan Bitcoin semakin solid pada perdagangan pukul 19.25 WIB. Tercatat, jelang perdagangan di ujung hari ini harga Bitcoin di pasar spot menjadi US$118.637 per keping.
Capaian ini setara penguatan 1,57% dibandingkan pembukaan hari.

Harga Bitcoin pada pukul 11.53 WIB mengalami kenaikan ke level US$118.501,38. Level harga ini naik 1,46% dibandingkan penutupan hari.
Sementara itu dari Tanah Air, pelaku pasar kripto mengatakan wacana Bitcoin sebagai opsi salah satu aset cadangan nasional sebagai momentum strategis yang patut dikaji dengan serius.
Vice President Indodax Antony Kusuma menilai potensi Bitcoin sebagai bagian dari aset negara menjanjikan, terutama karena sifatnya yang desentralistik dan tahan inflasi. Namun, ia menegaskan, untuk menjadikan Bitcoin sebagai bagian aset cadangan nasional bukan keputusan yang bisa diambil dalam waktu singkat.
"Diperlukan studi jangka panjang, pendekatan data-driven, serta keterlibatan lintas sektor agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya progresif, tetapi juga akuntabel dan selaras dengan kepentingan nasional dan stabilitas ekonomi," ujar Antony dikutip dari Antara, Minggu (10/8/2025).
Ia menilai penting adanya sinergi antara pelaku industri, otoritas pengawas, dan lembaga pengelola kekayaan negara seperti Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). "Jika dilakukan secara terbuka dan kolaboratif, kajian ini akan menghasilkan arah kebijakan yang adaptif dan selaras dengan kepentingan nasional jangka panjang," katanya.
Wacana Bitcoin sebagai aset cadangan nasional kembali mencuat setelah komunitas Bitcoin Indonesia diundang ke kantor Wakil Presiden Republik Indonesia. Undangan itu memicu spekulasi bahwa pemerintah tengah mengeksplorasi integrasi aset digital ke dalam cadangan strategis negara, meski belum ada langkah konkret ke arah tersebut.