Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Data Ekonomi Dorong IHSG, Cek Rekomendasi Saham Ajaib

Ada potensi peningkatan IHSG hari ini seiring dengan kuatnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2024.
Ada potensi peningkatan IHSG hari ini seiring dengan kuatnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2024. Bisnis/Dedi Gunawan
Ada potensi peningkatan IHSG hari ini seiring dengan kuatnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/2024. Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Ajaib Sekuritas memberikan rekomendasi saham di tengah potensi peningkatan IHSG seiring dengan kuatnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia 

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyampaikan pada perdagangan Senin (6/5/2024), IHSG ditutup naik 0,02% atau 1,16 poin ke level 7.135,89. IHSG hari ini, Selasa (7/5/2024) diprediksi bergerak menguat dalam range 7.100-7.186.

"Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, IHSG menguat akibat respon positif pelaku pasar terhadap solidnya perekonomian nasional," paparnya dalam publikasi riset.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi (PDB) tahunan Indonesia pada kuartal I/2024 tumbuh 5,11%. Realisasi PDB tersebut lebih tinggi dari kuartal sebelumnya sebesar 5,04%.

Dari sisi pengeluaran, komponen LNPRT memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 24,29% yoy sejalan dengan momentum politik dan hari besar keagamaan.

Konsumsi pemerintah tumbuh 19,9% yoy juga seiring dengan penyelenggaraan pemilu pada periode tersebut. Sementara itu, komponen konsumsi dengan pembobotan paling besar terhadap PDB tumbuh 4,91% yoy.

Dari mancanegara, Indeks Harga Produsen (PPI) di Kawasan Eropa terkoreksi 7,8% yoy pada Maret 2024. Penurunan tersebut sejalan dengan revisi pada Februari 2024 yang terkoreksi 8,5% yoy.

Harga energi turun, serta bahan produksi juga mengalami penurunan. Dari Asia, India Ratings and Research (Ind-Ra) merevisi pertumbuhan ekonomi (PDB) tahunan India menjadi 7,1% dari proyeksi awal 6,5% di tahun 2025.

Prospek pertumbuhan yang membaik di dukung oleh belanja pemerintah, penurunan neraca leverage korporasi dan sektor perbankan, serta belanja modal (capex) korporasi yang sedang ekspansif.

Rekomendasi saham Pilihan Ajaib Sekuritas


EMTK

  • Buy: 400
  • TP: 416
  • Stop loss: <388
  • EMTK konfirmasi reversal dari dari bearish ke bullish jangka pendek di atas MA 5,20. Indikator MACD bar histogram dalam momentum positif dan stochastic crossing di area middle to oversold.
  • Pada kuarta I/2024 EMTK melaporkan kenaikan penjualan bersih 13,18% yoy menjadi Rp2,48 triliun. Kenaikan laba turut didapatkan dari selisih kurs dan turunnya rugi dari entitas asosiasi, sehingga membawa turnaround pada laba bersih EMTK menjadi Rp 259,39 miliar dari periode yang sama tahun 2023 tercatat rugi bersih senilai Rp330,98 miliar.


HRUM

  • Buy: 1.385
  • TP: 1.440
  • Stop loss: <1.330
  • HRUM berpotensi bullish reversal membentuk rounding bottom. Pergerakan harga di atas MA (5,20,100). Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi.
  • Harga nikel LME naik +3,14% ke level USD19.148 per ton Senin (6/5/2024). Kenaikan harga nikel seiring dengan ekonomi global yang kian membaik sejalan dengan landainya inflasi. HRUM pada 5 April 2024, resmi melakukan kerjasama di sektor nikel bersama perusahaan nikel China, yaitu Eternal Tsingshan Group Limited (ET).


INKP

  • Buy: 9.450
  • TP: 9.750
  • Stop loss: <9.200
  • INKP bullish continuation dalam jangka menengah di atas MA (5,20,100). Indikator stochastic crossing dan bergerak naik. Indikator MACD bar histogram melemah terbatas.
  • Progres pembangunan pabrik baru INKP di karawang telah mencapai 28% pada Februari 2024. Pabrik baru tersebut berkapasitas 3,9 juta ton per tahun yang akan beroperasi di tahun 2025. Nantinya, total kapasitas produksi INKP secara keseluruhan akan mencapai 10,9 juta ton per tahun.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper