Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gedung ESDM Retak, PTPP Tunda Pembangunan BSI Tower (BRIS)

Emiten konstruksi BUMN, PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) akan menghentikan sementara progres pembangunan konstruksi BSI Tower dan melakukan evaluasi mendalam.
Aktivitas proyek konstruksi gedung bertingkat yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Aktivitas proyek konstruksi gedung bertingkat yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konstruksi BUMN, PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) akan menghentikan sementara progres pembangunan konstruksi BSI Tower dan melakukan evaluasi mendalam. Hal ini buntut dari retaknya Gedung Heritage ESDM di sejumlah sisi. 

Diberitakan sebelumnya bahwa Gedung kementerian ESDM mengalami keretakan dan penurunan disebabkan oleh pembangunan tahap awal yaitu pondasi dan basemen BSI Tower. 

Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi mengatakan bahwa dengan adanya penurunan tanah tersebut, perseroan memberhentikan sementara proses pekerjaan BSI Tower. PTPP juga melakukan evaluasi dan menyusun tindak lanjut perencanaan mitigasi. 

“Kami saat ini tengah mengevaluasi bersama ahli geoteknik dan didampingi oleh Kementerian PUPR dalam mengantisipasi settlement ini agar terkendali ke depannya. Tentunya kami juga akan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian ESDM untuk meminimalkan dampak dan mengembalikan kondisi bangunan Gedung Heritage,” ujarnya, Rabu (31/1/2024). 

Pembangunan BSI Tower telah dimulai sejak November 2023. PTPP ditunjuk sebagai kontraktor pemenang tender dengan skema build, operate & transfer (BOT) selama 30 tahun. 

Bakhtiyar menyampaikan bahwa perseroan sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada lingkungan sekitar gedung, termasuk dengan Kementerian ESDM.

Perihal mitigasi risiko pergerakan tanah, PTPP telah menempatkan inclinometer, monitoring settlement secara berkala, menggunakan sistem dinding penahan tanah secant pile sesuai karakteristik tanah di lokasi, dan mempertahankan dinding penahan tanah existing

Dari hasil pemantauan, terlihat adanya penurunan dari waktu ke waktu yang menyebabkan keretakan pada bagian dilatasi. PTPP telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, sehingga merekomendasikan Gedung Heritage dikosongkan untuk evaluasi dan restorasi. 

Bakhtiyar menyatakan bahwa PTPP tetap berkomitmen melaksanakan pekerjaan konstruksi sesuai dengan prosedur keselamatan bangunan dan memperhatikan lingkungan sekitar. 

Oleh karena itu, PTPP berencana melakukan evaluasi secara lebih mendetail, merencanakan penguatan pekerjaan basemen untuk menghindari penurunan tanah, dan dampak terhadap bangunan sekitarnya terutama Gedung Heritage Kementerian ESDM. 

“Kami juga berkomitmen untuk selalu kooperatif dengan semua stakeholder di proyek pembangunan BSI Tower ini,” pungkas Bakhtiyar Efendi.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Kerjasama Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi menyatakan bahwa pihaknya dengan PTPP sepakat untuk mengosongkan sementara Gedung Heritage untuk memudahkan proses restorasi.

Agus Cahyono menambahkan PTPP juga berkomitmen melakukan evaluasi, serta membuat perencanaan untuk menghindari settlement ke depan dan memperbaiki Gedung Heritage. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper