Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG 2 Kali Tembus Rekor Pekan Ini, Nilai Transaksi Harian Rp14,12 Triliun

IHSG melejit 1,42% selama 5 hari perdagangan dan menjadi parkir di posisi 7.159,598. IHSG menembus rekor tertinggi 2023 sebanyak dua kali sepanjang pekan ini.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus lagi rekor tertingginya tahun ini pada akhir perdagangan Jumat (8/12/2023). Selama sepekan perdagangan 4-8 Desember 2023, IHSG tercatat mengalami kenaikan 1,42%.

Pj. S. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan data perdagangan saham BEI selama periode 4-8 Desember 2023 ditutup positif. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian saham yang mengalami peningkatan sebesar 41,50% selama sepekan menjadi 33,14 miliar lembar saham dari 23,42 miliar lembar saham pada pekan lalu.

“Peningkatan sebesar 12,56% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham selama sepekan menjadi 1.394.975 kali transaksi dari 1.239.339 kali transaksi pada pekan lalu,” kata dia dalam keterangan resmi, Sabtu (9/12/2023).

Kapitalisasi pasar Bursa, kata Kautsar, juga meningkat sebesar 3,13% menjadi Rp11,47 triliun dari Rp11,12 triliun pada pekan sebelumnya. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian saham selama sepekan meningkat 2,89% menjadi Rp14,12 triliun dari Rp13,72 triliun pada sepekan yang lalu.

Adapun IHSG meningkat sebesar 1,42% menjadi parkir di posisi 7.159,598 dari 7.059,195 pada penutupan pekan sebelumya. IHSG sepanjang pekan ini tercatat dua kali menembus level tertinggi 2023, yakni pada Kamis di posisi 7.134, dan berlanjut pada penutupan Jumat. 

Investor asing pada perdagangan Jumat mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp233,45 miliar. Alhasil sepanjang tahun 2023 atau year-to-date, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp14,72 triliun.

Selama sepekan, terdapat masing-masing satu pencatatan saham dan obligasi di BEI. Pada Rabu (6/12), Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) resmi tercatat.

Obligasi TBIG tersebut memiliki nilai emisi Rp1,51 triliun. Obligasi ini mendapatkan peringkat AA+ dari PT Fitch Indonesia.

Lebih lanjut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 107 emisi dari 58 emiten senilai Rp117,80 triliun. Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 542 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp462,74 triliun dan US$72,987 juta, diterbitkan oleh 128 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan US$486,11 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp3,38 triliun.

Pada Kamis (7/12), emiten baru PT Maja Agung Latexindo Tbk. (SURI) mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI. SURI adalah perusahaan tercatat ke-79 yang tercatat di BEI pada 2023. SURI bergerak pada sektor Kesehatan dengan subindustri Penyedia & Distribusi Perlengkapan Kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper