Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

9 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu, Kenali Perbedaannya

Untuk mengenali perbedaan emas asli dan palsu bisa dilakukan dengan beberapa cara. Berikut cara membedakan emas asli dan palsu.
Perbedaan dan cara membedakan emas asli dan palsu. Bisnis/Himawan L Nugraha
Perbedaan dan cara membedakan emas asli dan palsu. Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Emas telah lama menjadi salah satu investasi paling menarik bagi banyak orang. Terutama dalam masa ketidakpastian ekonomi seperti sekarang, investasi emas seringkali dianggap sebagai lindungan nilai yang aman. Namun, dalam dunia investasi emas, risiko terhadap emas palsu selalu mengintai. Untungnya, Anda bisa membedakan emas asli dan palsu dengan beberapa cara yang sederhana. Dalam artikel ini, kita akan membahas ciri-ciri emas asli, perbedaan emas asli dan palsu dengan beberapa metode yang bisa Anda gunakan.

Perbedaan Emas Asli dan Palsu dan Cara Membedakannya

  1. Emas Asli Tidak Bersifat Magnetis

Emas asli bisa dilihat dari sifatnya yang tidak magnetis, maka jika Anda ingin memeriksa emas Anda, coba dekatkan magnet ke logam tersebut. Jika magnet tidak tertarik dan tidak menempel pada emas, maka bisa dipastikan itu adalah emas asli. Berbeda dengan logam lain seperti besi, nikel, atau kobalt, emas tidak memiliki sifat magnetik.

  1. Emas Merupakan Penghantar Panas dan Listrik yang Baik

Selain tidak bersifat magnetis, emas juga dikenal sebagai penghantar panas dan listrik yang baik. Emas memiliki tingkat konduktivitas yang tinggi, hampir sebaik perak dan tembaga. Anda dapat menggunakan sifat konduktif emas ini untuk memeriksa keasliannya. Jika Anda memiliki perhiasan emas, Anda bisa mencoba menghantarkan panas atau listrik melalui permata tersebut. Emas asli akan dengan cepat menghantarkan panas atau listrik dengan sangat baik.

  1. Emas Asli Tidak Bersifat Korosif

Karakteristik emas asli yang lain adalah bahwa emas tidak bersifat korosif. Ini berarti emas murni tidak akan mengalami oksidasi atau berkarat seiring berjalannya waktu. Anda bisa menguji ini dengan menggosokkan emas ke kulit Anda. Jika emas palsu akan meninggalkan bekas warna hijau atau hitam pada kulit Anda, sedangkan emas asli tidak akan berubah warna.

  1. Emas Asli Tidak Bau Amis

Salah satu tanda emas palsu adalah baunya yang amis. Logam palsu seperti kuningan atau tembaga seringkali memiliki bau amis atau bau karatan. Emas asli, meskipun terkena air atau bahkan direndam dalam air dalam waktu yang lama, tidak akan mengeluarkan aroma amis. Jadi, Anda dapat mencium emas Anda untuk memeriksa apakah itu asli atau palsu.

  1. Emas Merupakan Logam Lunak

Emas murni adalah logam yang relatif lunak. Ini berarti emas mudah dibentuk dan ditempa. Meskipun sifat ini membuatnya kurang ideal sebagai perhiasan karena bisa berubah bentuk dengan mudah, itu juga memudahkan pengujian. Anda bahkan bisa mencoba menggigit emas tersebut. Jika ada bekas gigitan pada emas, itu adalah emas asli. Emas palsu tidak akan meninggalkan bekas gigitan.

  1. Karat dan Tanda Emas

Emas asli diukur dengan menggunakan satuan karat. Emas murni memiliki nilai 24 karat, yang berarti 99,9% emas murni. Emas murni sangat jarang karena emas yang digunakan untuk perhiasan biasanya dicampur dengan logam lain untuk membuatnya lebih kuat. Kode emas seperti 18K, 14K, atau 10K menunjukkan proporsi emas murni dalam campuran. Semakin kecil angka karatnya, semakin banyak logam campuran yang ada dalam emas.

  1. Tanda pada Permukaan Emas

Emas asli sering memiliki tanda tertentu pada permukaannya, seperti angka atau huruf tertentu. Tanda-tanda ini menunjukkan sertifikat keaslian emas dan dapat membantu Anda memeriksa keaslian emas tersebut. Tetapi, ingatlah bahwa beberapa pemalsu juga dapat mencetak tanda palsu pada emas palsu.

  1. Tes Cairan Asam

Ini adalah salah satu cara paling kuat untuk memeriksa emas. Emas palsu seringkali bereaksi dengan cairan asam nitrat atau cuka. Anda dapat meneteskan cairan asam pada emas dan memeriksa apakah ada perubahan warna atau reaksi kimia. Emas asli tidak akan bereaksi terhadap cairan asam ini.

  1. Minta Sertifikat Keaslian

Cara paling aman untuk memastikan emas Anda asli adalah dengan membeli emas dari penjual yang terpercaya dan meminta sertifikat keaslian. Sertifikat ini adalah bukti bahwa emas Anda asli dan memiliki nilai yang sesuai. Pastikan untuk memeriksa sertifikat dengan hati-hati sebelum memutuskan untuk membeli emas.

Investasi emas adalah langkah bijak dalam melindungi nilai aset Anda, tetapi Anda perlu waspada terhadap emas palsu. Dengan mengetahui ciri-ciri emas asli dan menggunakan metode pengujian yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa investasi emas Anda adalah investasi yang aman dan berharga. Jadi, berinvestasilah dengan bijak dan teliti agar Anda mendapatkan emas asli yang sesuai dengan harapan Anda.

Itulah sembilan perbedaan emas asli dan palsu yang harus Anda tahu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rendi Mahendra
Editor : Rendi Mahendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper