Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hari Pertama Perdagangan 2023, IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Phintraco Sekuritas

Phintraco Sekuritas memprediksikan IHSG menguat ke posisi 6.950 pada perdagangan pertama di tahun 2023 hari ini, Senin (2/1/2023).
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat di level 6.950 pada perdagangan Senin (2/1/2023) setelah pekan lalu ditutup melemah 0,1 persen. Phintraco Sekuritas memproyeksikan penguatan IHSG di hari pertama perdagangan 2023 berdasarkan posisi IHSG yang bertahan di atas MA 20 (6.840).

“Ekspektasi pelaku pasar yang lebih positif di awal tahun akan pertumbuhan ekonomi yang lebih positif di 2023 diharapkan dapat memberikan peluang January Effect atau penguatan di Januari 2023,” kata Tim Riset, dikutip Senin (2/1/2023).

Selain hal tersebut, Phintraco menyebutkan dua katalis positif yaitu adanya permintaan batu bara oleh negara importir untuk menggantikan Rusia serta pencabutan kebijakan PPKM di Indonesia.

“Perang Rusia – Ukraina menyebabkan negara barat mencari alternatif lain untuk menggantika pasokan batu bara dari Rusia, dimana akan berdampak positif pada ekspor batu bara RI ke Eropa. Selain itu, pencabutan PPKM menyebabkan peningkatan mobilitas masyarakat,” jelas Tim Riset.

IHSG diproyeksikan memilik level resistance di angka 6.950, level pivot di angka 6.850 dan level support di angka 6.800.

Seiring dengan prediksi tersebut, Phintraco menyebutkan beberapa saham yang dapat diperhatikan  pada perdagangan hari ini, yaitu MAPI, ANTM, INDF, MEDC, ADRO dan HRUM.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper