Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

ST009 Laku Rp10 Triliun, Jaring 13.412 Investor Baru

Pemesanan ST009 mencapai 10 triliun yang menjaring 13.412 investor baru dengan mayoritas generasi milenial.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  13:43 WIB
ST009 Laku Rp10 Triliun, Jaring 13.412 Investor Baru
Pemesanan ST009 mencapai 10 triliun yang menjaring 13.412 investor baru dengan mayoritas generasi milenial.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan resmi menetapkan hasil penjualan sukuk tabungan (ST) seri ST009 senilai Rp10 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Senin (5/12/2022), minat investor ritel domestik terhadap ST009 amat tinggi. Animo masyarakat ini tercermin dari total jumlah penawaran masuk pada dua hari pertama masa penawaran yang mencapai hampir Rp2 triliun.

Animo masyarakat yang sangat tinggi juga terlihat dari rata-rata total pemesanan harian pada 5 hari kerja pertama di masa penawaran, yaitu pada 11, 14-17 November 2022, yang mencapai Rp1,34 triliun. Jumlah ini sekitar 4,5 kali rata-rata pemesanan harian seri-seri SBN ritel sebelumnya, yaitu sekitar Rp300 miliar.

Dengan mempertimbangkan tingginya minat investor pada periode awal penawaran ST009, pemerintah melakukan sistem kuota harian sejak 18 November 2022. Top up kuota dilakukan setiap jam 8 pagi, dan kuota pemesanan nasional secara rata-rata habis dalam 2,2 menit.

“Penjualan ST009 mampu menghasilkan total pemesanan sebesar Rp10 triliun dari 35.397 investor di tengah kondisi pasar keuangan yang relatif masih belum stabil dan adanya tren kenaikan yield di pasar SBN domestik,” demikian kutipan keterangan resmi tersebut.

Dari sisi nominal maupun jumlah investor, penjualan ST009 merupakan yang terbesar sepanjang sejarah penerbitan SBSN Ritel Non-tradable dan terbesar kedua sepanjang sejarah penerbitan SBN Ritel Non-tradable di belakang SBR011 yang terbit Juni 2022 lalu.

Sementara itu, jumlah investor baru ST009 terhadap SBSN Ritel adalah sebanyak 13.412 orang atau 37,89 persen dari total investor, dengan total nominal Rp2,67 triliun, atau 26,66 persen dari total penjualan.

Dari sisi jumlah investor, Generasi Y atau milenial menyumbang sebanyak 8.769 orang atau 65,38 persen dari total investor baru.

Adapun, secara keseluruhan investor milenial masih mendominasi penjualan ST009 dengan kontribusi sebanyak 19.075 orang, atau 53,89 persen dari total investor. Nominal investor kelompok milenial mencapai 37,02 persen dari total penjualan, atau sebesar Rp3,7 triliun.

“Dari sisi porsi jumlah investor terhadap total investor dan porsi nominal pemesanan terhadap total pemesanan, partisipasi investor generasi Y atau milenial dalam penerbitan ST009 merupakan yang paling tinggi sepanjang sejarah penerbitan SBN Ritel,” jelasnya.

Sementara itum pembelian ST009 oleh investor Generasi Z tercatat dilakukan oleh 697 orang atau 1,97 persen dari total investor dengan nominal sebesar Rp84,59 miliar, 0,85 persen dari total penjualan).

Rata-rata pembelian oleh investor Generasi Z adalah sebesar Rp121,36 juta. Dari sisi porsi terhadap total investor, partisipasi Generasi Z di ST009 merupakan yang terbesar sepanjang penerbitan SBN Ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ST009 sukuk Obligasi Obligasi Pemerintah
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top