Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Hari Ini Ditutup Hijau, ARTO Cuan, PTBA Merana

Sebanyak 295 saham parkir di zona hijau, 245 saham melemah, dan 155 saham bergerak stagnan pada penutupan IHSG hari ini.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke zona hijau mengakhiri perdagangan hari ini Rabu (19/10/2022).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 15.01 WIB, IHSG mengakhiri perdagangan hari ini dengan menguat 0,38 persen atau 25,92 poin ke level 6.860,41. Indeks sempat dibuka ke zona merah pada awal perdagangan sesi I. IHSG bergerak pada rentang 6.806,11-6.883,91.

Kapitalisasi pasar meningkat ke posisi Rp9.139,8 triliun. Sebanyak 295 saham parkir di zona hijau, 245 saham melemah, dan 155 saham bergerak di tempat.

Saham yang paling banyak diperdagangkan saham grup BUMN tambang, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang mengakuisisi PLTU Pelabuhan Ratu milik PLN. Total transaksi sahamnya mencapai Rp680,7 miliar, investor ramai-ramai melepas saham ini membuat saham PTBA turun 5,81 persen ke harga 3.730.

Selanjutnya, ada BBCA, UNVR, ARTO, dan BBRI yang masing-masing diperdagangkan dengan nilai Rp552,1 miliar, Rp426,5 miliar, Rp370,4 miliar, dan Rp351,4 miliar.

Saham yang menguat paling signifikan dipimpin PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) yang menguat 25,71 persen ke harga 220. Selanjutnya ada SLIS, WIRG, dan ARTO yang menguat masing-masing 16,54 persen, 14,69 persen, dan 12,76 persen.

ARTO menjadi pemimpin penguatan di saham 10 besar big cap. Selain ARTO, ada saham ASII, EMTK, BBNI, TPIA, dan BBRI yang masing-masing menghijau 2,76 persen, 1,68 persen, 1,15 persen, 0,82 persen, dan 0,23 persen.

Pagi tadi, Tim riset MNC Sekuritas menilai selama IHSG tidak terkoreksi dibawah level 6.747, maka IHSG berpeluang menguat ke level 6.950. Jika IHSG terkoreksi, maka kemungkinan akan menguji level 6.778 sampai 6.800.

“Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6.747 sebagai supportnya, maka pergerakan IHSG masih berada pada bagian dari wave b dari wave (y) dari wave [y] dari wave B, sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke 6.950,” tulis tim riset MNC Sekuritas dalam risetnya pada Rabu (19/10/2022).

MNC Sekuritas juga memproyeksi untuk level support IHSG berada pada level 6.680, 6.747. Sementara untuk resistance berada pada level 6.850, 6.930.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper