Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wilton Makmur (SQMI) Targetkan Commisioning Pabrik Emas Rampung Oktober 2022

SQMI berhasil merampungkan instalasi dan pengujian mesin dan peralatan utama pabrik emas di Ciemas, Jawa Barat.
Aneka emas batangan beragam ukuran dan bentuk. Harga emas dunia mendekati level US$2.000 per troy ounce dan diperkirakan akan terus menguat seiring dengan pelemahan dolar AS./Bloomberg
Aneka emas batangan beragam ukuran dan bentuk. Harga emas dunia mendekati level US$2.000 per troy ounce dan diperkirakan akan terus menguat seiring dengan pelemahan dolar AS./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang PT Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) bersiap menyelesaikan pabrik emas di Ciemas, Jawa Barat pada Oktober 2022 dengan kapasitas 500 ton ore per hari.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Selasa (20/9/2022), emiten bersandi saham SQMI tersebut melaporkan berhasil merampungkan instalasi dan pengujian mesin dan peralatan utama dan pendukung atau Milestone Pertama di pabrik tersebut.

“Dengan telah tercapainya Milestone Pertama, Grup akan melanjutkan untuk memulai commissioning setiap mesin dan peralatan utama dan pendukung di fasilitas pemrosesan (Milestone Kedua),” ungkap Direksi Wilton dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/9/2022).

Kecuali terjadi hal yang tidak terduga, Direksi SQMI berharap Milestone Kedua untuk dapat diselesaikan pada pertengahan Oktober 2022.

Sebagai informasi, SQMI tengah mengembangkan pabrik pengolahan emas di Ciemas dengan kapasitas terpasang saat ini mencapai 500 ton ore per hari. Kemudian, perseroan berencana akan meningkatkan kapasitas menjadi 1.500 ton ore per hari.

SQMI mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) atas proyek ini mencapai US$25 juta yang berasal dari kas internal perseroan dan holding.

Pada perdagangan Selasa (20/9/2022) pukul 10.50 WIB, harga saham SQMI juga melambung 10,39 persen atau 8 poin ke Rp85 per saham. Sepanjang tahun ini, harga saham SQMI sudah naik 42,37 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper