Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Naik 3,3 Persen Sepanjang Agustus 2022, Saham Ini Bikin Cuan

IHSG selama Agustus 2022 mencatatkan kenaikan 3,3 persen didukung net buy asing Rp14,6 triliun.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 3,3 persen sepanjang Agustus 2022 ke level 7.179 karena mendapat sentimen positif dari sejumlah katalis.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina mengatakan, IHSG selama Agustus 2022 termasuk yang terbaik karena kenaikan sebesar 3,3 persen ditopang foreign net flow.

“Hal ini didukung kondisi ekonomi Indonesia yang sangat baik dan bertumbuh kuat setelah pandemi,” ujarnya dalam acara Media Day, Kamis (8/9/2022).

Martha melanjutkan, adanya rilis data ekonomi terbaru yang mencerminkan kuatnya perekonomian Indonesia, pertumbuhan ekonomi di atas ekspektasi, kenaikan suku bunga untuk mengimbangi inflasi serta inflasi pada Agustus 2022 yang berada di bawah ekspektasi termasuk katalis yang meningkatkan kinerja IHSG.

Ekonomi Indonesia pada kuartal II/2022 tumbuh 3,72 persen secara kuartalan, atau naik 5,44 persen year-on-year (yoy).

Sementara itu, total net buy asing pada Agustus 2022 mencapai Rp14,6 triliun, dan hingga akhir Agustus menembus angka Rp62 triliun.

“Asing memburu saham kapitalisasi besar dan saham perbankan,” imbuh Martha.

Mayoritas indeks selama Agustus 2022 juga menguat, yakni 9 sektor, sedangkan 2 sektor melemah. Beberapa emiten yang menjadi penggerak di antaranya BBCA yang mencatatkan kenaikan 12 persen, ASII yang menguat 10 persen, TLKM naik 8 persen, dan BMRI naik 7 persen

Adapun sektor dengan performa terbaik yaitu IDX INFRA yang mengungguli indeks sektoral lainnya dengan kenaikan 5 persen, disusul IDX ENERGY sebesar 2 persen. Sejumlah saham pun menjadi penopang kedua indeks tersebut, antara lain TLKM, MTEL, ADRO, BUMI, dan MEDC.

Sektor saham dengan performa terburuk selama Agustus 2022 yaitu IDX CYCLICAL dan IDX HEALTH, dengan sejumlah saham sebagai pemberat di antaranya MASA, MNCN, SIDO, dan CARE.

Untuk pergerakan IHSG pada September 2022, pengumuman suku bunga The Fed kemungkinan akan menyebabkan IHSG rawan profit taking.

“IHSG diperkirakan akan bergerak terbatas dan rawan profit taking di bulan ini,” tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper