Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Berpotensi Melemah, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan melemah terbatas Antara 6.960 - 7.070. BNI Sekuritas merekomendasikan saham ASII, PGAS, JSMR dan PWON.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  08:49 WIB
IHSG Berpotensi Melemah, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan melemah terbatas Antara 6.960 - 7.070. BNI Sekuritas merekomendasikan saham ASII, PGAS, JSMR dan PWON.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat berpeluang mengalami penurunan dan relatif terbatas dalam pola konsolidasi, dari candle bearish harami dan closed di bawah 5 day MA.

“Selama di atas 6.924, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 - 7.209 gap tercapai) 7.063 gap - 7.163. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.856 - 7.138,” jelas Andri dalam risetnya, Selasa (28/6/2022).

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini diproyeksikan berada di 7.043/7.070/7.116/7.163. Sementara untuk level support berada di 6.999/6.968/6.924/6.886. Adapun IHSG berpotensi bergerak antara 6.960 - 7.070.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah tipis 0,20 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang mencatat penurunan 0,30 persen, sedangkan indeks Nasdaq Composite mencatat koreksi sebesar 0,72 persen.

“Penurunan ini terjadi seiring dengan pertimbangan investor apakah indeks telah mencapai titik terendah atau mengalami rebound sebentar setelah oversold. Adapun imbal hasil (yield) treasury AS 10 tahun mengalami penguatan,” jelas Maxi.

Di sisi lain bursa Eropa mencatatkan kenaikan. Sementara sebagian bursa Asia Pasifik juga menunjukan penguatan di tengah kekhawatiran investor terhadap inflasi dan resesi. Penguatan ini mengikuti kenaikan signifikan Wall Sreet pada Jumat lalu. Adapun bursa yang mencatat penguatan signifikan di antaranya adalah Hang Seng, Shenzen Component dan Nikkei.

Investor dapat mencermati saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan rekomendasi buy 6.550-6.650 target 6.925/7.100 stop loss di bawah 6.250. Kemudian saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan rekomendasi buy 1.640 - 1.660 target 1.705/1.645 stop loss di bawah 1.600.

Investor juga dapat mencermati saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan rekomendasi trading buy dengan target 3.800/3.820 stop loss di bawah 3.580. Aksi trading buy juga bisa dilakukan pada saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan target 500/510 stop loss di bawah 480.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bni rekomendasi saham
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top