Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kamus Bursa: Apa Itu Waran Terstruktur (Structured Warrant) dan Bedanya dengan Waran Biasa

Waran terstruktur adalah efek yang diterbitkan oleh lembaga keuangan, yang memberikan hak kepada pembelinya untuk menjual atau membeli sebuah underlying securities pada harga dan tanggal yang telah ditentukan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  11:23 WIB
Kamus Bursa: Apa Itu Waran Terstruktur (Structured Warrant) dan Bedanya dengan Waran Biasa
Karyawan melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (9/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan merilis produk investasi baru yakni structured warrant atau waran terstruktur pada pertengahan 2022. Lantas, apa itu waran terstruktur?

Waran sendiri adalah hak untuk membeli saham atau obligasi dari satu perusahaan dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh penerbit waran/ emiten.

Waran merupakan produk turunan pasar modal yang biasanya diberikan secara cuma-cuma kepada investor yang telah membeli saham baru yang diterbitkan sebagai pendorong agar investor menjadi lebih tertarik ikut dalam IPO/right issue-nya.

Mengutip keterangan Mandiri Sekuritas, waran dapat dianalogikan sebagai sebuah kupon yang diberikan pemerintah ketika menggelar operasi pasar dengan menjual beras langsung ke masyarakat.

Pemerintah akan membagikan kupon kepada orang-orang tertentu yang sudah dipilih dan mereka bisa menggunakan kupon tersebut untuk membeli beras dengan harga yang sudah ditentukan.

Biasanya harga beras tersebut lebih rendah dibandingkan harga beras di pasar. Kupon ini tentunya menjadi hak bukan kewajiban, boleh saja menggunakan kupon tersebut untuk ditebus atau menjualnya kembali kepada orang lain, tetapi ada batas waktunya. 

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, waran terstruktur adalah efek yang diterbitkan oleh lembaga keuangan, yang memberikan hak kepada pembelinya untuk menjual atau membeli sebuah underlying securities pada harga dan tanggal yang telah ditentukan.

Salah satu keunggulan waran terstruktur untuk investor adalah modal yang lebih kecil dibandingkan membeli saham konvensional. Investor dapat membeli waran terstruktur dan menikmati potensi keuntungan yang optimal seperti pembelian saham.

Selain itu, proses exercise waran akan dilakukan secara otomatis saat jatuh tempo. Investor akan langsung menerima uang tunai apabila posisi waran tersebut in the money atau harga lebih tinggi dari harga pembelian.

Selanjutnya, mekanisme waran terstruktur juga tidak terlalu berbeda dengan waran biasa atau equity warrant.

“Investor kita sudah terbiasa dengan equity warrant, sehingga pemahaman untuk waran terstruktur diharapkan tidak terlalu lama,” jelasnya, Rabu (30/3/2022).

BEI juga telah mendapat restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait regulasi-regulasi untuk waran terstruktur. Beberapa regulasi yang telah disiapkan BEI diantaranya adalah Peraturan Nomor I-P tentang Pencatatan Waran Terstruktur di Bursa; Peraturan Bursa Nomor II-P tentang Perdagangan Waran Terstruktur di Bursa; serta Peraturan Bursa Nomor III-P tentang Liquidity Provider Waran Terstruktur di Bursa.

Pemberlakuan peraturan-peraturan tersebut rencananya akan dilakukan pada April mendatang. Sementara itu, pencatatan produk waran terstruktur perdana di BEI dapat dilakukan pada semester I/2022, sekitar bulan Mei – Juni 2022.

Oleh karena itu, perdagangan produk ini perlu disertai kesiapan likuiditasnya, karena hal tersebut adalah risiko terbesar bagi para investor atau trader.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan menjelaskan produk waran terstruktur dengan waran yang ada saat ini tidak jauh berbeda. Perbedaan utama terlihat dari sisi penerbit, waran saat ini yang diperdagangkan diterbitkan oleh perusahaan. Sementara itu, waran terstruktur diterbitkan oleh lembaga keuangan, dalam hal ini anggota bursa.

“Kehadiran produk waran terstruktur ini tentu menambah varian produk di bursa kita, sehingga pilihan bagi para investor dan trader juga semakin banyak,” katanya saat dihubungi, Rabu (30/3/2022).

Menurut Alfred, pasar sudah cukup siap dalam menyambut produk ini. Ia menjelaskan, dari sisi pemahaman produk pasar sudah mengenal waran dan melakukan perdagangan untuk waran yang ada saat ini. Hal ini akan mempermudah pasar untuk masuk ke produk waran terstruktur tanpa waktu adaptasi yang terlalu lama.

Di sisi lain, Alfred juga menekankan pentingnya literasi kepada investor. Seluruh pemangku kepentingan terkait wajib memberikan edukasi dan literasi kepada investor terkait produk ini, terutama mengenai perbedaannya dengan waran yang ada atau yang diterbitkan emiten.

“Ini juga termasuk bagaimana menganalisa-nya, sehingga tidak hanya menjadi ajang spekulasi bagi investor atau trader. Selain itu, mekanisme perdagangannya sendiri juga perlu disosialisasikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, hal lain yang menurut Alfred perluu diperhitungkan adalah likuiditas. Hal ini mengingat waran terstruktur merupakan produk derivatif yang diterbitkan oleh anggota bursa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bursa efek indonesia waran transaksi saham
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top