Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mantap! Multipolar Technology (MLPT) Punya Bisnis Data Center

MLPT terus bertransformasi dari distributor perangkat teknologi bagi perusahaan hingga menjadi penyedia layanan komputasi awan.
PT Multipolar Technology Tbk/Istimewa
PT Multipolar Technology Tbk/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) berencana memposisikan ulang bisnis perseroan dalam peta industri teknologi.

Penerus ketiga Grup Lippo John Riady mengatakan MLPT telah melakukan repositioning selama lima tahun terakhir. Menurutnya perseroan berupaya memberi nilai lebih bagi bisnis teknologi supaya berkelanjutan.

“Untuk sebuah Multipolar Technology versi terakhirnya adalah kami memberi value added service untuk perusahaan besar seperti big data dan semacamnya,” ungkapnya pada webinar Indonesia Investment Education yang dikutip Selasa (22/9/2021).

John menambahkan MLPT juga telah melakoni bisnis data center di Cikarang. Menurutnya unit usaha tersebut terbuka untuk melakukan kerja sama dalam pembangunan pangkalan data.

Selain itu, dia menyebut MLPT terus bertransformasi dari sekedar distributor perangkat teknologi bagi perusahaan hingga menjadi penyedia layanan komputasi awan.

“Saya memposisikan MLPT sebagai penyedia infrastruktur teknologi yang melayani perusahaan-perusahaan besar,” katanya.

John mengatakan semakin cepat perubahan pola konsumsi teknologi pada sektor konsumer. Maka sektor bisnis akan berupaya mengimbanginya. Oleh sebab itu, dia melihat peluang besar sebagai penyedia infrastruktur teknologi.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2021, MLPT mencetak pendapatan Rp1,2 triliun naik 4,34 persen dari posisi Rp1,15 triliun pada semester pertama tahun lalu.

Beban pokok penjualan dan jasa juga meningkat menjadi Rp1,01 triliun pada semester pertama 2021 dibandingkan dengan Rp991,02 miliar pada semester pertama 2020.

Beban penjualan sedikit turun, tetapi beban umum dan administrasinya meningkat, sehingga laba usaha perseroan meningkat menjadi Rp110,21 miliar dari Rp96,46 miliar.

Dengan demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk MLPT meningkat menjadi Rp88,33 miliar naik 10,09 persen dibandingkan dengan periode 6 bulan pertama tahun lalu Rp80,23 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper