Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Tertekan, Pendapatan dan Laba MNC Studios (MSIN) Susut 

Pendapatan MNC Studio (MSIN) turun cukup signifikan dalam sembilan bulan 2020. Koreksi pendapatan disebabkan oleh penurunan pendapatan di segmen talent dan produksi konten.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 24 November 2020  |  14:14 WIB
Direksi dan komisaris PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berfoto pada RUPST/LB perseroan di Jakarta, Selasa (18/8). Kiri ke kanan, Direktur MNC Studios International Endang Mayawati, Direktur Dewi Tembaga, Direktur Valencia H. Tanoesoedibjo, Direktur Utama Ella Kartika, Komisaris Utama Noersing, Direktur Titan Hermawan, Direktur Lina Priscilla Tanaya, Komisaris Independen Andry Wisnu Triyudanto. - Istimewa
Direksi dan komisaris PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berfoto pada RUPST/LB perseroan di Jakarta, Selasa (18/8). Kiri ke kanan, Direktur MNC Studios International Endang Mayawati, Direktur Dewi Tembaga, Direktur Valencia H. Tanoesoedibjo, Direktur Utama Ella Kartika, Komisaris Utama Noersing, Direktur Titan Hermawan, Direktur Lina Priscilla Tanaya, Komisaris Independen Andry Wisnu Triyudanto. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT MNC Studios International Tbk. mencetak penurunan pendapatan dan laba sepanjang periode sembilan bulan 2020.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, per September 2020 pendapatan MNC Studio mencapai Rp1,04 triliun per akhir kuartal III/2020 setelah dikurangi eliminasi pendapatan sebesar Rp523 miliar.  

Realisasi pendapatan tersebut turun 23,77 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,36 triliun setelah dikurangi eliminasi pendapatan Rp450 miliar.

Kontributor utama pendapatan perseroan yakni pendapatan konten anjlok 25,46 persen menjadi Rp1,14 triliun. Begitu pula pendapatan talent dan lainnya turun 28,71 persen dari Rp303 miliar menjadi Rp216 miliar.

Sebaliknya, segmen pendapatan digital tumbuh pesat hingga 162 persen year on year (yoy), menjadi Rp131 miliar.  Namun kenaikan tersebut belum mampu menopang akumulasi pendapatan perseroan.

Dari sisi bottom line, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik perseroan juga menyusut 30,34 persen, menjadi sekitar Rp124 miliar.

Di pos aset, MSIN mencatat posisi aset Rp2,32 triliun atau tumbuh 11 persen dibandingkan dengan posisi Desember 2019. Jumlah aset terdiri dari aset lancar Rp1,65 triliun dan aset tidak lancar Rp672 miliar.

Sebelumnya MNC Studio berniat menggenjot segmen digital untuk mengoptimalkan produk konten.  Direktur Utama MNC Studios International Ella Kartika mengatakan peseroan juga bakal mengoptimalkan produksi konten termasuk syuting, relaunching beberapa produksi aplikasi dan menggiatkan produksi lainnya di paruh kedua tahun ini.

Selain itu, dia menyebut optimisme perseroan didorong kebijakan pemerintah yang memberikan relaksasi kegiatan usaha dan masyarakat di masa PSBB sehingga syuting berjalan kembali.

“Ditambah lagi dengan kita memiliki fasilitas produksi yang baik sehingga kita bisa syuting di dalam studio. Sehingga pada saat di kuartal II MNC Pictures menjadi satu-satunya yang bisa memproduksi drama dan dengan produksi drama tersebut bisa dilakukan program built in,” ujar Ella seperti dikutip Bisnis dari publikasi resmi perseroan, Kamis (20/8/2020)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc group mnc
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top