Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Naik Jelang Pengumuman BI, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp6.500 Triliun

Setelah terlempar ke zona merah pada awal perdagangan ke level 5.541,31, indeks berhasil berbalik menguat jelang pengumuman hasil RDG BI.
Pengunjung mengambil gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengunjung mengambil gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Kamis (19/11/2020).

Hingga akhir sesi I perdagangan Kamis (19/11/2020), IHSG naik 0,52 persen atau 28,74 poin menjadi 5.586,26. Setelah terlempar ke zona merah pada awal perdagangan ke level 5.541,31, indeks berhasil berbalik menguat dengan level tertinggi harian 5.589,93.

Terpantau 261 saham menguat, 149 saham melemah, dan 181 saham stagnan. Total transaksi Rp7,07 trilun, dengan kapitalisasi pasar Rp6.514,46 triliun.

Sebanyak 8 sektor menguat, terutama properti yang naik 1,11 persen, pertambangan 1,1 persen, dan perkebunan 1,04 persen. Sektor aneka industri menjadi yang terkoreksi paling dalam sebesar -0,5 persen.

Investor asing cenderung masuk dengan net buy Rp54,84 miliar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi incaran utama investor non residen.

Net buy saham BBCA mencapai Rp166,4 miliar, dan net buy saham BBRI sejumlah Rp128 miliar. Saham BBCA naik 0,3 persen, sedangkan BBRI meningkat 1,98 persen.

Di jajaran top gainers, atau saham dengan kenaikan tertinggi, saham-saham properti mendominasi. Saham PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menjadi jawara dengan penguatan 23,33 persen menuju Rp148.

Sebelumnya, IHSG diproyeksi bergerak ke arah yang lebih baik menjelang pernyataan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) hari ini, Kamis (19/11/2020).

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan Bank Indonesia diperkirakan bakal mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada hari ini. Hal itu, lanjut William mencerminkan kondisi perekonomian yang masih stabil.

“Hal ini tentunya akan memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ujarnya dalam laporan riset harian, Kamis (19/11/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper