Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Berbalik Menguat, Saham Properti APLN hingga LPKR Menjulang

Pukul 11.30 WIB atau akhir sesi I, IHSG naik 0,52 persen atau 28,74 poin menjadi 5.586,26.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 November 2020  |  12:21 WIB
Proyek Neo Soho Podomoro City besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)
Proyek Neo Soho Podomoro City besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan hingga akhir sesi I perdagangan Kamis (19/11/2020), meskipun sebelumnya sempat melemah.

Pukul 11.30 WIB atau akhir sesi I, IHSG naik 0,52 persen atau 28,74 poin menjadi 5.586,26. Setelah terlempar ke zona merah pada awal perdagangan ke level 5.541,31, indeks berhasil berbalik menguat dengan level tertinggi harian 5.589,93.

Terpantau 261 saham menguat, 149 saham melemah, dan 181 saham stagnan. Total transaksi Rp7,07 trilun, dengan kapitalisasi pasar Rp6.514,46 triliun.

Investor asing cenderung masuk dengan net buy Rp54,84 miliar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi incaran utama investor non residen.

Net buy saham BBCA mencapai Rp166,4 miliar, dan net buy saham BBRI sejumlah Rp128 miliar. Saham BBCA naik 0,3 persen, sedangkan BBRI meningkat 1,98 persen.

Di jajaran top gainers, atau saham dengan kenaikan tertinggi, saham-saham properti mendominasi. Saham PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menjadi jawara dengan penguatan 23,33 persen menuju Rp148.

Selanjutnya, saham PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) naik 14,18 persen menjadi Rp153. Selanjutnya di posisi ketiga, saham PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) naik 11,34 persen ke level Rp216.

Sebelumnya, IHSG diproyeksi bergerak ke arah yang lebih baik menjelang pernyataan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) hari ini, Kamis (19/11/2020).

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan Bank Indonesia diperkirakan bakal mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada hari ini. Hal itu, lanjut William mencerminkan kondisi perekonomian yang masih stabil.

“Hal ini tentunya akan memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ujarnya dalam laporan riset harian, Kamis (19/11/2020).

William memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 5.478 hingga 5.581 pada sesi hari ini. Adapun kemarin, IHSG ditutup menguat 0,5 persen ke level 5.557,51. Dengan kata lain, IHSG sudah menguat tiga sesi beruntun dan secara kumulatif dalam 13 sesi terakhir naik 11,84 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bank indonesia properti
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top