Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan Bumi Serpong Damai (BSDE) Getol Terbitkan Bond

Entitas Grup Sinar Mas ini setidaknya memiliki utang obligasi rupiah Obligasi BSD III senilai Rp650 miliar dan obligasi global bertajuk Senior Notes senilai total Rp12,97 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 18 November 2020  |  17:11 WIB
BSD City
BSD City

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk. menyiapkan sejumlah strategi untuk melakukan lindung nilai atas surat utang berdenominasi dolar AS yang diterbitkan di luar negeri (global bonds).

Adapun, Bumi Serpong Damai termasuk emiten yang memiliki obligasi global dalam jumlah besar.

Sekretaris Perusahaan Bumi Serpong Damai Christy Grassela menjelaskan latar belakang perseroan lebih memilih penerbitan global bonds karena nilai penerbitan bisa dalam jumlah besar sekaligus dengan bunga yang lebih rendah dibanding obligasi rupiah.

Untuk sejumlah obligasi yang akan jatuh tempo dalam jangka pendek, Christy menyebut emiten dengan ticker saham BSDE tersebut telah memiliki kesiapan pelunasan.

“Strategi lindung nilai yang digunakan perseroan adalah dengan menempatkan aset likuid perseroan dalam bentuk dolar AS lebih kurang 50 persen - 60 persen dari total kewajiban valuta asing, sehingga risiko solvabilitas dan likuiditas perseroan dapat terlindungi,” jelas Christy dalam keterbukaan informasi, Rabu (18/11/2020).

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020, entitas Grup Sinar Mas ini setidaknya memiliki utang obligasi rupiah Obligasi BSD III senilai Rp650 miliar dan obligasi global bertajuk Senior Notes senilai total Rp12,97 triliun.

Untuk obligasi BSD III dalam mata uang rupiah akan jatuh tempo pada 16 Juni 2021 dan memiliki peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Selanjutnya, global bonds Senior Notes - GPC IV senilai Rp3,79 triliun dan Senior Notes - GPC V senilai Rp745,90 miliar juga akan jatuh tempo dalam waktu setahun ke depan.

Sisanya obligasi senilai Rp8,40 triliun akan jatuh tempo pada masa lebih dari satu tahun.

Surat utang Senior Notes GPC I atau Global Prime Capital I diterbitkan oleh entitas anak BSDE yaitu Global Prime Capital Pte. Ltd. yang tercatat di Bursa Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas global bond bumi serpong damai
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top