Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bangkit dari Rp50, MNC Investama (BHIT) Siap Buyback Rp675 Miliar

MNC Investama menyampaikan perusahaan akan melakukan pembelian kembali saham selama 3 bulan, yakni pada November-Februari 2021.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 03 November 2020  |  17:55 WIB
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan Direktur PT Global Mediacom Tbk Syafril Nasution (dari kiri), Direktur PT MNC Land Tbk Erwin Richard Andersen, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dan Direktur PT MNC Investama Tbk Tien, sebelum paparan publik MNC Group, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan Direktur PT Global Mediacom Tbk Syafril Nasution (dari kiri), Direktur PT MNC Land Tbk Erwin Richard Andersen, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dan Direktur PT MNC Investama Tbk Tien, sebelum paparan publik MNC Group, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Entitas bisnis investasi Grup MNC, PT MNC Investama Tbk. (BHIT), berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp675 miliar.

Dalam suratnya ke Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, Direktur Utama MNC Investama Darma Putra menyampaikan perusahaan akan melakukan pembelian kembali saham selama 3 bulan, yakni pada November-Februari 2021.

"Pembelian kembali saham akan dilaksanakan 3 bulan sejak tanggal surat ini," paparnya dalam surat bertanggal 2 November 2020.

Dana pembelian kembali saham mencapai Rp675 miliar. MNC Investama berniat membeli sebanyak-banyaknya 7,4 persen dari modal disetor dan ditempatkan sebesar 5 miliar saham.

Perseroan pun menegaskan aksi buyback tidak akan berdampak terhadap penurunan pendapatan MNC Investama. Per 30 Juni 2020, BHIT membukukan laba bersih per saham Rp8,48, dan setelah buyback akan menjadi Rp9,16 per saham.

Pembelian kembali saham akan dilakukan baik melalui pasar reguler maupun pasar negosiasi di BEI. Darma menyebutkan pihaknya optimistis pembelian kembali saham dapat mengurangi fluktuasi saham BHIT secara signifikan.

"Sehingga dapat mencerminkan pencapaian kinerja perseroan yang lebih baik ke depannya," imbuhnya.

BHIT juga menegaskan buyback saham tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional perseroan, karena telah memiliki modal kerja yang cukup.

Pada perdagangan Selasa (3/11/2020), saham BHIT naik 3 poin atau 5,88 persen menuju Rp54. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp3,66 triliun.

Sepanjang tahun berjalan, saham BHIT koreksi 15,63 persen. Harga pun sempat terjerembab di level terbawah alias Rp50.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Buyback mnc mnc investama
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top