Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Apple hingga Twitter Berguguran, Wall Street Kembali Jeblok

Kinerja keuangan saham-saham teknologi mengecewakan sehingga memicu aksi jual. Sentimen negatif dari penerapan lockdown hingga ketidakjelasan paket stimulus membuat Wall Street kembali jeblok.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  21:55 WIB
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York -  Bloomberg / Demetrius Freeman
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York - Bloomberg / Demetrius Freeman

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat anjlok pada awal perdagangan hari ini, Jumat (30/10/2020), dipicu aksi jual saham-saham teknologi yang mencetak penurunan kinerja. 

Dilansir dari Bloomberg, indeks Nasdaq Composite memimpin pelemehan setelah kinerja iPhone besutan Apple Inc dan pertumbuhan pengguna Twitter Inc meleset dari perkiraan.

Indeks Nasdaq Composite terkoreksi 2,42 persen pada pukul 21.41 WIB atau 10.41 pagi Waktu New York. Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average juga terkoreksi masing-masing 1,37 persen dan 1,46 persen.

Secara khusus, koreksi indeks S&P 500 sudah mencapai 6 persen secara mingguan.

Saham-saham teknologi berguguran setelah mencetak rekor kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini menambah volatilitas di pasar saham menjelang pemilihan presiden AS pada pekan depan.

Bursa saham global berada di jalur penurunan mingguan terburuk sejak maret karena sejumlah negara menerapkan lockdown. Di samping itu, pembahasan stimulus di AS yang mandek membuat Wall Street makin terjerembab.

"Hari ini mengingatkan kita betapa pasar bisa berubah sangat cepat," ujar Yousef Abbasi, ahli strategi pasar global di StoneX.

Berikut perkembangan pasar terkini :

Saham

  • Indeks S&P 500 turun 1,5% pada 10:30 waktu New York.
  • Indeks Nasdaq 100 turun 2,4%.
  • Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,3%.
  • Indeks MSCI Asia Pasifik merosot 1,6%.

Mata Uang

  • Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1%.
  • Pound Inggris naik 0,1% menjadi $ 1,2948.
  • Yen Jepang sedikit berubah pada 104,56 per dolar.

Obligasi

  • Imbal hasil obligasi 10-tahun AS naik dua basis poin menjadi 0,84%.
  • Imbal hasil obligasi  10-tahun Jerman naik satu basis poin menjadi -0,63%.
  • Imbal hasil obligasi  10-tahun Inggris meningkat dua basis poin menjadi 0,24%.

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate turun 2% menjadi $ 35,46 per barel.
  • Emas menguat 0,8% menjadi $ 1.882.84 per ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as apple twitter wall street

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top