Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indika Energy (INDY) Siap Terbitkan Obligasi Global US$650 Juta

Manajemen Indika Enegy menyebutkan pihaknya akan menebitkan surat utang senior sebanyak-banyaknya US$650 juta.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 20 September 2020  |  06:22 WIB
Direktur Utama PT Indika Energy Tbk M. Arsjad Rasjid P.M. (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi di sela-sela pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di  Jakarta, Rabu (4/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Indika Energy Tbk M. Arsjad Rasjid P.M. (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi di sela-sela pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan dan energi PT Indika Energy Tbk. (INDY) berencana menerbitkan obligasi global senilai sebanyak-banyaknya US$650 juta di Bursa Efek Singapura (SGX-ST).

Dalam keterbukaan informasi pada Jumat (18/9/2020), manajemen Indika Enegy menyebutkan pihaknya akan menebitkan surat utang senior sebanyak-banyaknya US$650 juta. Oleh karena itu, perseroan akan meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Oktober 2020.

"Apabila rencana transaksi tidak memperoleh persetujuan dari RUPS, maka rencana tersebut baru dapat diajukan kembali 12 bulan setelah RUPS," papar manajemen INDY.

Rencana Transaksi yang akan dilakukan oleh Indika Energy merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020 dimana Surat Utang akan diterbitkan dengan merujuk pada ketentuan Rule 144A dan Regulation S dari Securities Act dan dicatatkan di SGX-ST.

Jumlah pokok sebanyak-banyaknya US$650 juta, merupakan lebih dari 50 persen dari nilai ekuitas Indika Energy berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian. Dalam aksi korporasinya, INDY akan menggunakan laporan keuangan per Juni 2020.

Adapun, jatuh tempo obligasi tersebut selambat-lambatnya pada 2027 atau periode lain yang disetujui para pihak. Untuk tingkat kupon, Indika Energy masih berdiskusi dengan pihak terkait.

Terkait rencana penggunaan dana hasil transaksi, Indika Energy masih berdiskusi dengan pihak-pihak terkait. Namun, secara umum, perseroan berencana untuk menggunakan dana hasil transaksi, diantaranya, termasuk tetapi tidak terbatas, untuk tujuan pengembangan usaha, pembiayaan diversifikasi usaha, pelunasan kewajiban Perseroan, serta pembiayaan korporasi pada umumnya.

Perseroan akan mengungkapkan lebih lanjut terkait dengan rencana penggunaan dana hasil transaksi pada informasi tambahan yang akan dipublikasikan selambat-lambatnya 2 hari kerja sebelum RUPS.

Berikut perkiraan jadwal waktu RUPSLB untuk persetujuan penerbitan obligasi global.

Pemberitahuan Rencana RUPS Luar Biasa (“RUPSLB”) kepada OJK 11 September 2020
Iklan Pengumuman Rencana Penyelenggaraan RUPSLB 18 September 2020
Penyampaian Dokumen Keterbukaan Informasi kepada OJK 18 September 2020
Pengumuman Keterbukaan Informasi melalui surat kabar 18 September 2020
Tanggal Penentuan Daftar Pemegang Saham yang Berhak Hadir Dalam RUPSLB 2 Oktober 2020
Iklan Panggilan RUPSLB 3 Oktober 2020
Tambahan Informasi atas Keterbukaan Informasi (jika ada) 22 Oktober 2020
Tanggal Penyelenggaraan RUPSLB 26 Oktober 2020
Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB pada 2 (dua) surat kabar 28 Oktober 2020
Penyampaian kepada OJK atas pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB 30 Oktober 2020

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi indika energy global bond lo kheng hong
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top