Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wall Street Menghijau, Terdorong Sentimen Aksi Korporasi dan Vaksin

Pada perdagangan Senin (14/9/2020) pukul 21.00 WIB, Dow Jones naik 1,08 persen ke level 27.963,99, S&P 500 Index meningkat 1,26 persen menuju 3.383,05, dan Nasdaq melonjak 1,98 persen ke 11.068,8.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 14 September 2020  |  21:17 WIB
Wall Street. - Bloomberg
Wall Street. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat menguat di tengah banyaknya aktivitas kesepakatan dan kemajuan positif soal vaksin virus corona.

Pada perdagangan Senin (14/9/2020) pukul 21.00 WIB, Dow Jones naik 1,08 persen ke level 27.963,99, S&P 500 Index meningkat 1,26 persen menuju 3.383,05, dan Nasdaq melonjak 1,98 persen ke 11.068,8.

Mengutip Bloomberg, ekuitas AS naik di tengah kesibukan aktivitas kesepakatan dan tanda-tanda kemajuan menuju vaksin virus corona. Adapun, saham Eropa berfluktuasi setelah dibuka menguat.

Saham Oracle Corp. melonjak dan sempat dihentikan karena laporan perusahaan mengalahkan Microsoft Corp. dalam negosiasi untuk operasi TikTok di AS.

Di sisi lain, saham Immunomedics Inc. meningkat dua kali lipat setelah Gilead Sciences Inc. setuju untuk membeli pembuat obat kanker tersebut seharga US$21 miliar.

S&P 500 naik untuk hari kedua, sedangkan Indeks Nasdaq 100 menembus penurunan dua hari. Chief Executive Officer Pfizer Inc. Albert Bourla mengatakan ada kemungkinan AS akan menyebarkan vaksin Covid-19 ke publik sebelum akhir tahun.

"Ada cukup banyak hal yang harus dicerna dari akhir pekan dari intrik kesepakatan dan kemajuan vaksin," kata Chris Larkin, direktur pelaksana produk perdagangan dan investasi di E*Trade Financial Corp.

Saham global datang setelah penurunan minggu pertama berturut-turut sejak Maret dan pedagang tetap gelisah. Federal Reserve diperkirakan minggu ini untuk mempertahankan sikap dovish pada kebijakan karena investor mencari tanda-tanda pemulihan ekonomi global dari pandemi.

Ahli strategi di Goldman Sachs Group Inc. dan Deutsche Bank AG menyampaikan kemunduran ekonomi di AS hampir berakhir.

"Dengan dorongan moneter yang kuat mengalir melalui ekonomi AS dan Eropa, kemungkinan besar pasar akan terkejut lagi secara positif pada kuartal keempat," kata Sebastien Galy, ahli strategi senior di Nordea Investment Funds. "Kesimpulannya adalah bahwa kita harus tetap membeli saat pasar turun."

Dolar melemah dan Treasury sedikit berubah. Pound menguat terhadap rekan-rekannya saat Perdana Menteri Boris Johnson menghadapi pemberontakan di Parlemen melawan undang-undang yang akan mengesampingkan elemen-elemen kunci dari perjanjian BRexit yang ditandatangani dengan Uni Eropa.

Di Asia, saham menguat dengan Korea Selatan memimpin kenaikan. Saham SoftBank Group Corp naik setelah Nvidia Corp setuju untuk membeli divisi chip perusahaan Arm Ltd. senilai $ 40 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street bursa global

Sumber : bloomberg

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top