Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap-Siap Sukuk Ritel SR013 Segera Ditawarkan, Berapa Kuponnya?

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah mengungkapkan masa penawaran sukuk ritel (SR) seri SR013 direncanakan pada akhir Agustus 2020— akhir September 2020.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  12:53 WIB
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Lucky Alfirman (Kanan) berbincang dengan Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Dwi Irianti Hadiningdyah (kiri) saat meluncurkan Sukuk Tabungan ST-003 di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Lucky Alfirman (Kanan) berbincang dengan Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Dwi Irianti Hadiningdyah (kiri) saat meluncurkan Sukuk Tabungan ST-003 di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah segera menawarkan kembali instrumen surat berharga negara ritel yakni seri sukuk ritel seri SR013.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah mengungkapkan masa penawaran sukuk ritel (SR) seri SR013 direncanakan pada akhir Agustus 2020— akhir September 2020. Gambaran struktur instrumen itu menurutnya masih sama dengan SR sebelumnya.

SR013 akan bersifat tradeable atau dapat diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Instrumen itu memiliki tingkat imbalan tetap dengan minimal pemesanan Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.

“Adapun, tingkat imbalan SR seri SR013 mengikuti perkembangan suku bunga dan kondisi pasar keuangan,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (7/8/2020).

Dwi menjelaskan keputusan untuk menerbitkan SR013 memiliki sejumlah perimbangan. Salah satunya potensi reinvestment dari surat berharga negara (SBN) ritel yang akan jatuh tempo.

Lebih lanjut, penerbitan SR013 menurutnya juga sesuai dengan rencana jadwal strategi pengelolaan utang. Basis investor SR lebih luas sehingga potensi tetap besar walaupun diterbitkan pada masa pandemi.

Dia menyebut terdapat cukup jeda waktu antara masa penawaran SR013 dengan obligasi negara ritel (ORI) seri ORI017. Dengan demikian, pihaknya mengharapkan penawaran SR013 dapat menarik minat investor.

Berdasarkan catatan Bisnis, SR seri SR012 diterbitkan pemerintah pada Maret 2020. Instrumen itu memiliki kupon tetap 6,3 persen dengan tenor 3 tahun.

Pemerintah menerbitkan total nominal Rp12,14 triliun untuk SR012. Serapan itu dinilai sejumlah pihak cukup baik meski kupon yang ditawarkan lebih rendah dari SR011 sebesar 8,05 persen

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi sukuk sukuk ritel
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top